Tongseng Daging Sapi Khas Solo - SEPUTAR IQ
HEADLINE HARI INI
Loading...

8/30/2022

Tongseng Daging Sapi Khas Solo

Gambar Tongseng Daging Sapi Khas Solo

Bahan:

  • 300 gr paha daging sapi (yang di telah di iris ± 2 cm)

Isian:

  • 700 ml air
  • 150 gr kol (yang telah di iris ± 1 cm)
  • 65 ml santan
  • 10 butir bawang merah
  • 6 buah cabai rawit merah, (yang telah dipotong kasar)
  • 5 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah
  • 3 buah kemiri
  • 3 sdm minyak (untuk menumis)
  • 2 cm kunyit
  • 2 buah serai (yang sudah di geprek)
  • 2 cm lengkuas (yang sudah di geprek)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 lembar daun salam
  • 1 buah tomat (yang telah dipotong menjadi 4 bagian)
  •  1/2 sdm ketumbar
  • 1/2 sdm kaldu sapi
  • 1/2 sdt merica putih (bubuk)

Racikan:

  1. Haluskan 10 butir, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, kunyit, garam, ketumbar dan merica putih (bubuk)
  2. Kemudian panaskan 3 sdm minyak, lalu tumis bumbu halus di atas, kemudian tambahkan serai, lengkuas, dan daun salam tumis hingga harum.
  3. Selanjutnya masukkan 300 gram daging sapi, lanjut dengan di aduk kembali hingga daging kaku.
  4. Jangan lupa tuangkan 700 ml air, lalu masak hingga air mendidih dan daging  pun empuk.
  5. Setelah itu tuangkan 65 ml santan, cabai rawit, dan kaldu sapi. Lanjut dengan sambil diaduk hingga semua bumbu meresap.
  6. Tambahkan juga 150 gram kol, tomat, dan kecap manis, lalu masak hingga layu. Jika selesai angkat dan sajikan.

Baca juga resep: Ayam Lengkuas Padang

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat sesaat proses peracikan.
  2. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum disajikan.
  3. Sajikan bersama acar mentimun dan bawang merah goreng (sesuai selera).
Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul tongseng di Indonesia!

Dilansir dari berbagai sumber, kehadiran tongseng di Indonesia diperkirakan dimulai pada abad ke-18 hingga 19 Masehi. Masa itu, bangsa Arab dan India mulai berdatangan ke Indonesia untuk berniaga. Pertukaran budaya pun terjadi, termasuk kuliner. Dua bangsa tersebut memberi pengaruh dengan memperkenalkan ragam hidangan kambing dan domba. Seiring waktu berjalan, keturunan bangsa Arab dan India berkembang dan tinggal di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
Tambahkan Komentar
Sembunyikan Komentar