SEPUTAR IQ: Makanan - Informasi Berita Hari Ini, Peristiwa Terbaru dan Terupdate
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

9/26/2022

Rawon Ayam

Gambar Rawon Ayam

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung (dipotong menjadi 16 bagian)

Isian:

  • 4 liter air
  • 4 sdm minyak (untuk menumis)
  • 3 cm lengkuas (yang telah dimemarkan)
  • 2 batang serai (yang telah dimemarkan)
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 bungkus kaldu ayam

Racikan:

  1. Pertama-tama rebus 4 liter air hingga mendidih.
  2. Kemudian masukan 4 sendok makan minyak, lengkuas, serai dan daun jeruk tumis hingga bumbu harum.
  3. Selanjutnya masukkan 1 ekor ayam (dipotong menjadi 16 bagian), lalu tumis lagi hingga ayam berubah warna. Jika dirasa cukup, masukkan ke dalam air yang sudah mendidih.
  4. Setelah itu masukkan 1 sendok makan gula dan kaldu ayam (secukupnya), aduk sampai rata dan asak dengan api kecil hingga ayam lunak.

Baca juga resep: Kol Gulung Ayam

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat setiap peracikan.
  2. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum memulai semuanya.

Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul rawon di Indonesia!

Rawon merupakan salah satu hidangan Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Meskipun begitu, rasa rawon sudah melekat di banyak lidah orang Indonesia, bahkan tak hanya di Jawa Timur. Meskipun, di beberapa daerah saat rawon disajikan biasanya disesuaikan dengan selera masyarakatnya. Dikutip dari Kompasiana, sejarah rawon menurut catatan sudah ada sejak 1.000 tahun lalu ini karena penemuan sebuah prasasti bernama prasasti Taji. Dalam prasasti tersebut rawon disebut sebagai hidangan dengan nama rarawwan.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

Perkedel Daging Cincang Isi Bihun

Gambar Perkedel Daging Cincang Isi Bihun

Bahan:

  • 150 gr bihun
  • 125 gr daging ayam (yang telah dicincang)

Isiaan:

  • 500 ml minyak goreng
  • 50 gr tepung roti putih
  • 2 butir telur (di kocok ringan)
  • 1/4 sdt pala bubuk
  • 1/2 sdt lada putih bubuk
  • 1 bungkus kaldu sapi
  • 1 butir putih telur (di kocok ringan)
  • 1 sdm seledri (yang telah dicincang)
  • 1 sdm bawang merah (yang telah digoreng dan dihaluskan)

Racikan:

  1. Pertama, seduhkan 150 gram bihun hingga lunak. Jika selesai angkat dan potong-potong bihun tersebut.
  2. Kemudian campurkan 150 gram bihun (yang telah dipotong), dengan 125 gram daging ayam (yang telah dicincang), bawang merah (yang telah digoreng dan dihaluskan), seledri, kaldu sapi (secukupnya), pala bubuk, lada putih bubuk dan tepung roti putih. Aduk hingga semua campuran rata.
  3. Selanjutnya, masukkan 2 butir telur (di kocok ringan), lalu aduk kembali hingga rata.
  4. Jika semua bahan campuran selesai, bentuk adonan menjadi bulat pipih dengan ukuran sesuai selera.
  5. Setelah itu, celupkan adonan ke dalam 1 butir putih telur (di kocok ringan), lalu goreng hingga matang dan berwarna kecokelatan. Perkedel daging cincang isi bihun siap disajikan deh.

Baca juga resep: Rawon Ayam

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat setiap peracikan.
  2. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum memulai untuk menggoreng
  3. Biar makannya tambah nikmat, sajikan dengan saus tomat atau sambal.

Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul perkedel di Indonesia!

Perkedel pasti sudah bukan makanan asing untuk banyak orang Indonesia. Perkedel bisa dijumpai dalam berbagai makanan, seperti soto, sop, tumpeng, dan lain sebagainya. Meski sudah sangat umum, namun tak banyak orang yang mengetahui bagaimana bisa perkedel muncul di Indonesia. Dilansir dari Wikipedia, perkedel sebenarnya berasal dari kata Bahasa Belanda "Frikadeller" atau "Frikadel", semacam daging cincang atau giling yang dipadatkan dan digoreng. Daging menjadi bahan utama Frikadel namun bedanya di Indonesia, kentang menjadi bahan utama. Masa penjajahan Belanda membawa pengaruh besar dalam budaya dan kuliner Indonesia sehingga tidak mengherankan jika makanan asal Eropa ini juga diadopsi dan menjadi salah satu kekayaan kuliner Indonesia dalam bentuk yang berbeda.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

9/23/2022

Nasi Goreng Isi Cumi

Gambar Nasi Goreng Isi Cumi

Bahan:

  • 600 gr nasi putih
  • 1 ekor cumi (berukuran sedang, dipotong berbentuk cincin)

Isian:

  • 50 gr kacang polong
  • 2 butir telur ayam
  • 1 sdm minyak
  • 1 sdm margarin
  • 1 bungkus bumbu nasi goreng (instan)

Racikan:

  1. Pertama-tama, panaskan 1 sendok minyak dan margarin ke dalam wajan di atas api besar.
  2. Lalu, masukkan 1 ekor cumi yang telah dipotong berbentuk dadu (masak sebentar). Setelah itu, sisihkan di pinggir wajan.
  3. Selanjutnya, masukkan 2 butir telur (masak orak arik). Setelah matang, aduk rata telur dengan cumi.
  4. Kemudian, tambahkan 600 gram nasi putih, kacang polong dan bumbu nasi goreng instan (secukupnya), lalu aduk rata. Masak hingga bumbu meresap, jika dirasa cukup angkat deh.

Baca juga resep: Perkedel Daging Cincang Isi Bihun

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat setiap peracikan.
  2. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum disajikan.

Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu manfaat cumi bagi kesehatan!

Cumi-cumi merupakan makanan laut yang cukup banyak digemari. Rasanya yang enak dipadukan dengan tekstur yang unik membuat banyak orang ketagihan saat menikmati hidangan laut ini. Tak hanya enak, manfaat cumi-cumi ternyata cukup beragam. Apa saja manfaatnya:
  • Kalori.
  • Air.
  • Protein.
  • Kalsium.
  • Natrium.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Beta karoten.
  • Vitamin B12.
  • dan vitamin E
Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

Nasi Goreng Cabe Ijo

Gambar Nasi Goreng Cabe Ijo

Bahan:

  • 400 gr nasi putih

Isian:

  • 100 gr ayam (yang telah dipotong dadu)
  • 22 ml air
  • 5 buah bawang merah (yang sudah dicincang halus)
  • 3 buah bawang putih (yang sudah dicincang halus)
  • 17 gr bumbu nasi goreng cabai hijau (instan)
  • 2 buah telur
  • 1/2 sdm margarin
  • 1 sdm minyak

Racikan:

  1. Panaskan 1 sendok makan minyak dan 1/2 sendok margarin ke dalam wajan. Kemudian masukkan 2 butir telur, bawang merah dan bawang merah, lalu tumis hingga harum.
  2. Selanjutnya, masukkan 100 gram potongan daging ayam, lalu masak hingga matang
  3. Setelah itu, masukkan 400 gram nasi putih, kemudian di masak selama 1 menit.
  4. Lanjut dengan masukkan 17 gram bumbu nasi goreng cabai hijau (instan) dan 22 mili air. Kemudian aduk hingga rata (masak hingga 2-3 menit), sajikan deh selagi masih hangat.

Baca juga resep: Nasi Goreng Isi Cumi

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat setiap peracikan.
  2. Bisa ditambahkan dengan sosis, nuget dll (sesuai selera).

Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul nasi goreng!

Dikutip dari Fimela, nasi goreng adalah makanan yang berasal dari negeri China dan mendapat banyak modifikasi di Indonesia. Nasi goreng sudah ada sejak dulu bahkan sejak 4000 tahun sebelum Masehi sebagai makanan tradisional masyarakat Tionghoa atau China. Pada zaman dulu, masyarakat China tidak suka dengan nasi yang sudah dingin kemudian memasak lagi nasi tersebut menjadi nasi goreng dengan berbagai bumbu dan rempah. Ternyata nasi goreng sangat enak. Sejak saat itulah, nasi goreng menjadi makanan yang begitu digemari. Selain rasanya yang enak, nasi goreng juga digemari karena nasi goreng membuat masyarakat mengurangi pemborosan beras karena nasi goreng terbuat dari nasi dingin atau bahkan nasi sisa.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:

9/08/2022

Oseng Mercon Daging Pedas Jogja

Gambar Oseng Mercon Daging Pedas Jogja

Bahan:

500 gr daging sapi (bagian paha)

Isian:

  • 300 ml air
  • 150 gr tomat (yang dipotong menjadi 8 bagian)
  • 70 gr cabai rawit merah
  • 8 buah bawang merah
  • 8 gr buah cabai merah keriting
  • 4 siung bawang putih
  • 4 gr lengkuas (yang telah di geprek)
  • 3 buah daun jeruk
  • 2 sdm minyak
  • 2 buah daun salam
  • 1/2 sdt jintan putih
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdt kaldu sapi
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah sisir
  • 1 buah serai (yang telah di geprek)
  • 1 sdt asam jawa (yang sudah dilarutkan dengan 2 sdm air panas)

Racikan:

  1. Pertama-tama haluskan 70 gram cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam dan jintan putih.
  2. Setelah itu, panaskan 2 sendok makan minyak, lalu tumiskan bumbu halus di atas bersama 4 gram lengkuas (yang telah di geprek), daun jeruk, daun salam dan serai, sampai bumbu menjadi harum.
  3. Kemudian masukkan 50 gram daging sapi, tumis hingga daging berubah warna. Lalu tuangkan 30 ml air, lanjutkan dengan di masak hingga daging empuk.
  4. Jangan lupa, tambahkan juga air perasan asam jawa (yang sudah dilarutkan dengan 2 sdm air panas), gula merah, kecap manis, kaldu sapi dan tomat.
  5. Kemudian di masak kembali, sampai semua bumbu meresap. Setelah itu angkat dan sajikan deh.

Baca juga resep: Nasi Goreng Cabe Ijo

Catatan:

  1. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum dihidangkan.
  2. Perhatikan dengan cermat setiap proses peracikan, agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul oseng mercon di Indonesia!

Sejarah oseng mercon bermula ketika Idul Adha tahun 1997. Saat itu Bu Narti mendapatkan banyak koyoran sapi atau kikil sapi. Karena bingung mengolahnya seperti apa, beliau pun memasaknya dengan menggunakan cabai rawit dan disajikan di warung makannya. Dilansir dari Visting Jogja, warung milik Bu Narti ini adalah pelopor munculnya oseng mercon. Hidangan tersebut tercipta karena ide ingin berjualan sesuatu yang lain daripada yang lain dan memiliki ciri khas rasa yang sangat pedas. Tak disangka, para pengunjung warung Bu Narti menyukai hidangan pedas tersebut. Singkat cerita, oseng mercon dikenal banyak masyarakat pada tahun 1999, dan sempat diliputi oleh pakar kuliner legendaris  Bondan Winarno.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

Daging Berongkos Khas Jogja

Gambar Daging Berongkos Khas Jogja

Bahan:

750 gr daging sapi (bagian paha)

Isian:

  • 2.500 ml air
  • 300 ml santan
  • 100 gr kacang panjang (dipotong ukuran 3 cm)
  • 20 gr kacang merah (yang sudah di rendam semalaman)
  • 20 gr kacang kedelai (yang sudah di rendam semalaman)
  • 15 buah daun jeruk
  • 10 buah bawang merah
  • 10 buah cabai rawit merah
  • 8 gr kepayang (yang sudah di ambil isinya)
  • 5 siung bawang putih
  • 5 buah cabai rawit merah
  • 5 cm lengkuas (yang telah di geprek)
  • 4 buah serai (yang telah di geprek)
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 2 sdm minyak
  • 2 kemiri (yang telah di bakar)
  • 2 buah tahu putih (dipotong bentuk segitiga)
  • 1¼ sdm kaldu sapi
  • 1 sdm ketumbar

Racikan:

  1. Pertama haluskan 10 bawang merah, kepayang (yang sudah di ambil isinya), bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, kemiri (yang telah di bakar) dan ketumbar. Lalu tumis bumbu halus tersebut hingga harum dan matang.
  2. Selanjutnya, masukkan 2.500 ml air dan daging ke dalam panci, kemudian rebus sampai air mendidih.
  3. Jangan lupa masukkan juga daun jeruk, lengkuas, serai, kacang merah, kacang kedelai dan kacang hijau kupas. Lalu berikan juga kaldu sapi bubuk.
  4. Setelah itu, tambahkan bumbu halus di atas, lalu masak hingga daging empuk. Jangan lupa tambahkan juga kacang panjang, cabai rawit, tahu putih dan tuangkan santan, kemudian di aduk rata.
  5. Jika di rasa cukup sisihkan deh, masakan siap disajikan.

Baca juga resep: Oseng Mercon Daging Pedas Jogja

Catatan:

  1. Sebelum dihidangkan, koreksi rasa terlebih dahulu.
  2. Perhatikan dengan cermat pada saat proses peracikan.

Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul berongkos daging di Indonesia!

Berongkos adalah sejenis makanan daging dan kacang berkuah bumbu kepayang (keluak) yang lazim dijumpai di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hidangan ini dianggap sebagai hidangan Jawa klasik. Berongkos adalah salah satu hidangan istimewa di Keraton Yogyakarta, dan disebut sebagai hidangan kegemaran almarhum Sultan Hamengkubuwono IX dan pewarisnya Sultan Hamengkubuwono X, dan disajikan di restoran Bale Raos, restoran yang terletak di dalam kompleks Keraton Yogyakarta yang menyajikan hidangan istimewa khas keraton. Hidangan ini pula sering disajikan kepada tamu-tamu negara yang datang berkunjung ke Yogyakarta.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

9/01/2022

Ayam Lengkuas Padang

Gambar Ayam Lengkuas Padang

Bahan:

  • 1 ekor ayam (yang telah di potong menjadi 8 bagian)

Isian:

  • 250 ml air
  • 150 gr (lengkuas yang sudah di parut)
  • 1 bungkus bumbu ayam goreng
  • Minyak (untuk menggoreng)

Racikan:

  1. Masukkan 1 ekor ayam ke dalam wajan, kemudian masukkan juga bumbu ayam goreng, air, dan lengkuas.
  2. Setelah itu masak di atas api sedang hingga air mengering. Lalu sisihkan lengkuas.
  3. Selanjutnya panaskan minyak ke dalam wajan dengan api sedang. Kemudian goreng ayam hingga matang.
  4. Jika selesai angkat dan tiriskan. Kemudian goreng juga lengkuas tadi sampai berubah warna kecokelatan. Setelah itu angkat dan tiriskan.
  5. Terakhir tata ayam di atas piring saji. Lalu taburi dengan lengkuas yang telah digoreng tadi.

Baca juga resep: Daging Berongkos Khas Jogja

Catatan:

  1. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum menggoreng.
  2. Kemudian perhatikan dengan cermat saat peracikan bahan dan isian.
Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu manfaat lengkuas bagi kesehatan!

Lengkuas kerap dijadikan sebagai bumbu masakan khas Indonesia dan Asia. Tidak hanya mampu menyedapkan rasa makanan, ada banyak juga manfaat lengkuas bagi kesehatan. Itulah sebabnya, bumbu dapur yang mirip jahe ini juga sering digunakan sebagai bahan obat tradisional. Selama berabad-abad, lengkuas telah dijadikan tanaman obat untuk mengatasi atau mencegah berbagai macam penyakit. Manfaat lengkuas sebagai obat tradisional tidak diragukan lagi karena rempah ini diketahui mengandung banyak senyawa penting yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti galangin, asam felonik, polifenol, dan flavonoid. Berikut penjelasan singkatnya:
  • Meredakan nyeri sendi.
  • Meningkatkan kesuburan pria.
  • Menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.
  • Membunuh dan menghambat perkembangan virus dan bakteri.
  • Mengurangi risiko terkena kanker.
Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

8/30/2022

Tongseng Daging Sapi Khas Solo

Gambar Tongseng Daging Sapi Khas Solo

Bahan:

  • 300 gr paha daging sapi (yang di telah di iris ± 2 cm)

Isian:

  • 700 ml air
  • 150 gr kol (yang telah di iris ± 1 cm)
  • 65 ml santan
  • 10 butir bawang merah
  • 6 buah cabai rawit merah, (yang telah dipotong kasar)
  • 5 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah
  • 3 buah kemiri
  • 3 sdm minyak (untuk menumis)
  • 2 cm kunyit
  • 2 buah serai (yang sudah di geprek)
  • 2 cm lengkuas (yang sudah di geprek)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 lembar daun salam
  • 1 buah tomat (yang telah dipotong menjadi 4 bagian)
  •  1/2 sdm ketumbar
  • 1/2 sdm kaldu sapi
  • 1/2 sdt merica putih (bubuk)

Racikan:

  1. Haluskan 10 butir, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, kunyit, garam, ketumbar dan merica putih (bubuk)
  2. Kemudian panaskan 3 sdm minyak, lalu tumis bumbu halus di atas, kemudian tambahkan serai, lengkuas, dan daun salam tumis hingga harum.
  3. Selanjutnya masukkan 300 gram daging sapi, lanjut dengan di aduk kembali hingga daging kaku.
  4. Jangan lupa tuangkan 700 ml air, lalu masak hingga air mendidih dan daging  pun empuk.
  5. Setelah itu tuangkan 65 ml santan, cabai rawit, dan kaldu sapi. Lanjut dengan sambil diaduk hingga semua bumbu meresap.
  6. Tambahkan juga 150 gram kol, tomat, dan kecap manis, lalu masak hingga layu. Jika selesai angkat dan sajikan.

Baca juga resep: Ayam Lengkuas Padang

Catatan:

  1. Perhatikan dengan cermat sesaat proses peracikan.
  2. Koreksi rasa terlebih dahulu sebelum disajikan.
  3. Sajikan bersama acar mentimun dan bawang merah goreng (sesuai selera).
Sebelum selesai membaca, yuk simak terlebih dahulu asal-usul tongseng di Indonesia!

Dilansir dari berbagai sumber, kehadiran tongseng di Indonesia diperkirakan dimulai pada abad ke-18 hingga 19 Masehi. Masa itu, bangsa Arab dan India mulai berdatangan ke Indonesia untuk berniaga. Pertukaran budaya pun terjadi, termasuk kuliner. Dua bangsa tersebut memberi pengaruh dengan memperkenalkan ragam hidangan kambing dan domba. Seiring waktu berjalan, keturunan bangsa Arab dan India berkembang dan tinggal di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Semoga bermanfaat Ma, selamat mencoba:)

Penempatan Iklan