SEPUTAR IQ: Bola - INFORMASI BERITA HARI INI PERISTIWA TERUPDATE
INFORMASI BERITA HARI INI PERISTIWA TERUPDATE
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Timnas U-19 Indonesia sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 dengan mengalahkan Thailand 1-0

Timnas U-19 Indonesia sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 dengan mengalahkan Thailand 1-0

SEPUTAR IQ - Ini merupakan penampilan kedua timnas U-19 Indonesia di Final Piala AFF. Timnas Indonesia yang menjadi juara Piala AFF U-19 2013 kali ini sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 dengan mengalahkan Thailand 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada Senin malam (29/07/2024) WIB.

Timnas U-19 Indonesia dan Thailand U-19 sama-sama menurunkan pemain terbaiknya sejak menit pertama pertandingan. Skuad muda Garuda mengandalkan pemain utama pilihan Indra Sjafri. Sedangkan Thailand menurunkan pemain seperti Kittipong Bunmak dan Caelan Ryan. Pada menit ke-18, gol tunggal Jens Ravens mengantarkan timnas U-19 Indonesia menjurai Piala AFF U-19 2024.

Baca juga: Grup A Piala AFF U-19 2024: timnas Indonesia melaju ke babak semifinal dengan kemenangan telak 6-2 melawan Timor Leste

Jalannya pertandingan?

Sejak menit pertama, timnas U-19 Indonesia tampak terus memberikan tekanan kepada pasukan Changsuek. Sementara Thailand U-19 mulai memperbaiki permainannya pada menit ketujuh pertandingan.

Pada menit ke-15, Thailand mengancam pertahanan Garuda muda lewat tembakan keras Thanawut Phochai. Namun tendangannya masih membentur tiang di sisi kiri gawang. Dua menit kemudian ancaman pertama timnas U-19 Indonesia datang melalui umpan Arlyansyah Abdulmanan kepada Muhammad Kafiatur yang dijatuhkan bek Thailand, dan berbuah menjadi tendangan bebas.

Indonesia berhasil membuka keunggulan 1-0 setelah tendangan sudut Muhammad Kafiatur melewati pertahanan Thailand menyusul sundulan Kadek Arel, dan dilanjutkan melalui gol Jens Raven pada menit ke-18.

Sementara itu pada menit ke-37, Piyawat Petra melepaskan tendangan bebas yang mengancam kiper Indonesia Ikram Alghifari, beruntung bola keluar setelah membentur gawang.

Memasuki menit ke-43, Thailand menyerang lini pertahanan Indonesia melalui sontekan Thanawut Phochai, kembali bola berhasil diselamatkan oleh kiper Ikram Al Giffari. Sedangkan Indonesia mendapat peluang emas lewat tendangan bebas di menit ke-44, setelah M. Riski Afrisal dilanggar Siradanai Phosri di area penalti.

Sayangnya tendangan bebas Toni Firmansyah berhasil diselamatkan kiper Thailand. Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir, Indonesia memimpin 1-0 atas Thailand di babak pertama.

Selepas jeda turun minum, timnas U-19 Indonesia menunjukkan permainan ofensif. Namun pemain Garuda muda masih melakukan kesalahan saat mendekati area penalti Thailand sehingga mengakibatkan beberapa peluang terbuang.

Sementara Thailand terus berusaha tampil tenang dengan skema serangan bertempo lambat, sayangnya tak ada ancaman serius dari pasukan Changsuek di awal babak kedua. Terlihat saat Thailand menguasai pertandingan di menit ke-60 hingga 70, Indonesia lebih banyak menyerang melalui serangan balik.

Pada menit ke-80, Thailand kembali mencoba melalui tembakan Singha Marasa dari luar area penalti. Namun bola melambung di atas gawang Indonesia. Sedangkan pada menit ke-86, lewat aksi Wonka yang melepaskan tembakan tepat ke gawang. Sayangnya, kiper Indonesia Ikram Al Giffari berhasil menangkapnya.

Memasuki perpanjangan waktu 90+2, terlihat wasit mengambil keputusan kontroversial setelah Josaphat Kuanantanom memukul bola usai melakukan pelanggaran terhadap Arlyansyah yang tidak mendapat kartu kuning.

Hingga laga babak kedua berakhir tak ada lagi gol yang tercipta, skuad Garuda muda menjadi juara Piala AFF U-19 2024 dengan mengalahkan Thailand 1-0. Kemenangan ini merupakan gelar Piala AFF U-19 yang kedua bagi timnas Indonesia dan pelatih Indra Sjafri setelah menjadi juara pada tahun 2013 lalu.DFi

Grup A Piala AFF U-19 2024: timnas Indonesia melaju ke babak semifinal dengan kemenangan telak 6-2 melawan Timor Leste

Grup A Piala AFF U-19 2024: timnas Indonesia melaju ke babak semifinal dengan kemenangan telak 6-2 melawan Timor Leste

SEPUTAR IQ - Matchday ketiga Grup A Piala AFF U-19 2024, timnas Indonesia berhasil mengalahkan timnas Timor Leste 6-2 pada Selasa (23/07/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur. 

Kemenangan Garuda muda atas Timor Leste berkat gol yang dicetak Jens Raven menit ke-18 dan 26, Kadek Arel menit ke-51, Arkhan Kaka menit ke-53, Muhammad Kafiatur menit ke-56, dan Alexandre Oscar menit ke-45+1. Sedangkan gol The Raising Sun bermula dari tendangan penalti Ricardo Rorinho pada menit ke-23 dan Alexandro Bahkito pada menit ke-86.

Berkat hasil tersebut, timnas U-19 Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2024 dengan torehan sembilan poin dan dua kebobolan dari tiga laga Grup A. Mereka selanjutnya akan menghadapi pemenang Grup C pada Jumat (26/07/2024).

Baca juga: Matchday kedua turnamen Piala AFF U-19 2024: Tim besutan Indra Sjafri menang 2-0 melawan timnas U-19 Kamboja

Jalannya pertandingan?

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya berlangsung sangat kompetitif. Kedua kesebelasan menampilkan permainan terbuka sejak awal laga pertama. Timnas U-19 Indonesia berhasil unggul 1-0 di menit ke-19.

Setelah beberapa kali percobaan, Jens Raven membuka keunggulan Garuda muda usai merebut bola di area penalti lewat skema tendangan sudut Kafiatur. Beberapa menit kemudian, The Raising Sun mendapat hadiah penalti.

Saat Alexandro Bahkito dijatuhkan Alexandro Felix Kamuru di kotak terlarang, wasit pun langsung menunjuk titik putih. Ricardo Rorinho yang menjalankan tugasnya dengan baik membuat skor berubah menjadi 1-1.

Tak butuh waktu lama, skuad Garuda kembali memimpin. Kali ini Jens Raven menunjukkan kelasnya sebagai straiker tajam usai menerima umpan silang Kafiatur, Reven yang lolos dari jebakan offside lalu melepaskan tembakan ke gawang lawan. 

Alhasil, Indonesia U-19 kembali unggul 2-1 pada laga tersebut. Keunggulan pasukan timnas U-19 Indonesia membuat  pemainnya semakin agresif dalam menyerang. Di perpanjangan waktu, gol Figo Dennis dari area penalti melalui tendangan keras mengoyak gawang Timor Leste. Sekaligus membuat tim besutan indra sjafri unggul sementara 3-1 di babak pertama.

Usai jeda turun minum, Jens Raven CS tak melunakkan serangannya. timnas U-19 Indonesia tampil kompak sejak awal pertandingan babak kedua. Baru enam menit berjalan, pasukan Indra Sjafri menambah keunggulan menjadi 4-1.

Lewat sundulan Kadek Arel setelah menerima sepak pojok Muhammad Kafiatur yang tak mampu dikendalikan dengan baik oleh kiper lawan. Tiga menit berselang, Garuda Muda kembali memperbesar keunggulannya 5-1.

Melalui Arkhan Kaka yang mencatatkan namanya di papan skor usai melepaskan tembakan tepat sasaran, berkat assist Jens Raven. Meski sudah mencetak lima gol ke gawang The Raising Sun, timnas U-19 Indonesia tetap gigih mencetak gol dan memperlebar keunggulan mereka menjadi 6-1.

Kali ini Kafiatur yang melepaskan tendangan keras dari luar area penalti di menit ke-57. Tertinggal dari Garuda muda, timnas U-19 Timor Leste tak menyerah. Mereka masih berusaha memperkecil ketertinggalan dari Indonesia.

Pada menit ke-86 Timor Leste mencetak gol keduanya, tendangan Alexandro Bakhito tak mampu diblok kiper Ikram Algiffari. Skor pun berubah menjadi 6-2. Di sisa pertandingan babak kedua.

Baik Timnas U-19 Indonesia maupun Timnas U-19 Timor Leste sama-sama berusaha mencetak gol tambahan. Namun skor berakhir 6-2 yang sekaligus menjadi kemenangan tim besutan Indra Sjafri.

Matchday kedua turnamen Piala AFF U-19 2024: Tim besutan Indra Sjafri menang 2-0 melawan timnas U-19 Kamboja

Matchday kedua turnamen Piala AFF U-19 2024: Tim besutan Indra Sjafri menang 2-0 melawan timnas U-19 Kamboja

SEPUTAR IQ - Menghadapi timnas U-19 Kamboja pada matchday kedua Turnamen Piala AFF U-19 2024, pada Sabtu (20/07/2024) malam WIB di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Timnas Indonesia vs Kamboja kembali membawa tim asuhan Indra Sjafri menduduki puncak klasemen Grup A Piala ASEAN U-19 2024 setelah menang 2-0.

Kamboja yang memusatkan pemainnya di zona pertahanan mampu meredam serangan skuad muda Garuda. Arkhan Kaka CS yang tampil sebagai starter tak mampu membongkar pertahanan Kamboja sehingga tak ada gol tercipta di babak pertama.

Timnas U-19 Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada babak kedua laga, lewat aksi Kadek pada menit ke-71 dan ditutup dengan kemenangan 2-0 melalui gol Iqbal Gwijangge di menit ke-86.

Baca juga: Grup A Piala AFF U-19 2024: Tampil apik di laga pertama, Timnas Indonesia menang telak 6-0 atas Filipina

Jalannya pertandingan?

Dalam laga melawan timnas U-19 Kamboja, pelatih Garuda muda Indra Sjafri tidak melakukan perubahan apa pun pada pemainnya. Pasalnya, tim Garuda Nusantara masih mempunyai beberapa opsi pemain cadangan. Jens Raven dan Welber Jardim termasuk di antara pemain yang masih duduk di bangku cadangan.

Indra tak segan-segan memainkan starter di laga sebelumnya, dia fokus pada pemain yang sudah tampil di game pertama. Alhasil, timnas U-19 Indonesia yang mendominasi penguasaan bola kesulitan menembus solidnya lini pertahanan Kamboja. Taktik parkir bus yang dilakukan tim Angkor membuat skuad asuhan Indra Sjafri kesulitan menerobos pertahanan lawan.

Beberapa serangan Arkhan Kaka CS terus terhenti di kaki pemain Kamboja. Kurangnya penguasan di lini tengah menyebabkan Indra Sjafri memasukkan Welberlieskott de Halim Jardim dengan menggantikan Figo Dennis pada menit ke-34. Laga Indonesia kontra Kamboja pada babak pertama tidak membuahkan gol dan berakhir imbang 0-0.

Selepas jeda turun minum, sejumlah peluang emas justru didapat para penggawa timnas U-19 Indonesia untuk menembus pertahanan Kamboja. Namun skuad Garuda muda kerap kehilangan momentum saat melepaskan bola, sehingga mudah dipatahkan lawannya terlebih dahulu.

Terlihat timnas U-19 Indonesia tak mudah melewati tembok Kamboja dengan umpan-umpan pendek, membuat mereka mencari peluang melalui tembakan jarak jauh. Pada menit ke-58 Arlyansyah Abdulmanan memanfaatkan pertahanan Kamboja yang mulai melemah, lalu melepaskan tembakan kaki kanan dari luar area penalti.

Sementara timnas U-19 Kamboja membalas lewat serangan Sreng Sokea di menit ke-62, membuat lini belakang tim Indra Sjafri ketar-ketir. Phoeuk Thatthai yang menyambut bola dengan kaki kanannya mengancam kiper Ikram Al Giffari, beruntung bola masih melambung di atas gawang.

Empat menit berselang, tembakan Kadek Arel dari area penalti bisa diblok kiper lawan. Akhirnya, Garuda muda memecah kebuntuan 1-0 melalui sundulan Kadek Arel pada menit ke-71 yang tak terkawal oleh Mat Lany. Kadek yang memanfaatkan umpan Muhammad Kafiatur dari situasi sepak pojok mengirim bola ke gawang Kamboja melalui sundulannya.

Memasuki menit ke-77, tembakan kaki kiri Welber Jardim nyaris menggandakan keunggulan timnas U-19 Indonesia andai saja bola tak melebar dari gawang Kamboja. Skuad asuhan Indra Sjafri memperlebar skor menjadi 2-0 pada menit ke-86, lewat gol Iqbal Gwijangge yang memanfaatkan umpan Muhammad Kafiatur dengan baik.

Dalam tayangan ulang, sepak pojok Kafiatur lebih dulu membentur lawan, kemudian Iqbal melepaskan bola ke pertahanan timnas U-19 Kamboja. Dengan hasil tersebut, Garuda Muda berhasil mengalahkan Kamboja 2-0 pada matchday kedua Piala AFF U-19 2024.

Grup A Piala AFF U-19 2024: Tampil apik di laga pertama, Timnas Indonesia menang telak 6-0 atas Filipina

Grup A Piala AFF U-19 2024: Tampil apik di laga pertama, Timnas Indonesia menang telak 6-0 atas Filipina

SEPUTAR IQ - Memainkan laga pembuka Grup A Piala AFF U-19 2024, timnas U-19 Indonesia bertemu skuad Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Rabu (17/07/2024) malam WIB. Tampil baik di laga pertama Grup A melawan Filipina, Garuda muda mengalahkan timnas Filipina 6-0.

Tim besutan Indra Sjafri menutup 30 menit pertama dengan keunggulan yang dicetak oleh Arlyansyah pada menit ke-12, Iqbal di menit ke-21, dan Kadek Arel menit ke-29.

Tiga menit menjelang babak pertama berakhir, Iqbal kembali menambah keunggulan skuad muda Garuda menjadi 4-0. Sesuai prediksi, timnas U-19 Indonesia sangat dominan di 45 menit pertama pertandingan dan berhasil menguasai permainan dengan angka 79% berbanding 21%.

Baca juga: Final Copa America 2024: Argentina vs Kolombia, La Albiceleste dipastikan juara usai taklukan La Tricolor 1-0

Jalannya pertandingan?

Memasuki pertandingan paruh pertama, timnas U-19 Indonesia berhasil unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-12. Gol tersebut bermula dari Doni Tri Pamungkas yang berakselerasi di area kiri garis pertahanan timnas Filipina. Sang kapten kemudian melanjutkan umpannya yang berhasil dikonversi Arlyansyah menjadi sebuah gol.

Sebelas menit berselang, Garuda muda kembali berhasil merobek gawang lawannya. Menjadikan skor 2-0, lewat sundulan Muhammad Iqbal Gwijangge yang berawal dari lemparan jauh Mufli. Umpan panjang yang diblok pertahanan Filipina itu kemudian dikembalikan ke Mufli, lalu ia langsung mengirimkan umpan silang ke arah Iqbal.

Pada menit ke-29, Indonesia kembali membuka keunggulan mereka 3-0 melalui sundulan Kadek Arel. Bek Timnas U-19 Indonesia tersebut berhasil mencetak gol setelah menerima assist dari Figo Dennis.

Sedangkan di menit ke-43, Garuda muda memperlebar skor menjadi 4-0 lewat umpan Iqbal yang dilanjutkan Buffon dengan sundulan. Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai berakhirnya babak pertama pertandingan.

Selepas jeda trun minum, pada menit ke-51 Indonesia kembali meperbesar selisih gol mereka menjadi 5-0 lewat gol kedua Arlyansyah yang memanfaatkan umpan silang Doni Tri. Sedangkan di menit ke-56, Muhammad Alfharezzi Buffon mendapat peluang emas untuk mengancam gawang Filipina.

Sayangnya tendangannya masih melambung di atas mistar gawang timnas Filipina. Indonesia kembali mengancam timnas Filipina, kali ini melalui tembakan Welber Jardim pada menit ke-64. Sementara umpan Kaka kembali mampu diantisipasi pertahanan Filipina.

Meski unggul jauh atas tim lawan, Garuda muda tak mau menyia-nyiakan kesempatan dengan melakukan penyegaran pemainnya, dan memasukan striker naturalisasi Jens Raven untuk menggantikan Arkhan Kaka.

Sementara itu, timnas Filipina mengancam Indonesia di menit ke-84 lewat tembakan Samaniego Benz Joelle Dela Cruz. Striker Indonesia, Jens Raven pun membalsanya usai menerima umpan matang M.Riski Afrisal yang berbuah gol untuk mengubah keadaan menjadi 6-0.

Akhirnya, timnas U-19 Indonesia berhasil mengalahkan tim tamu Filipina dengan skor 6-0. Kemenangan ini pun membuat Garuda Muda memimpin Grup A dengan selisih tiga poin.

Sedangkan Filipina yang meraih poin nihil dari satu laga berada di peringkat keempat Grup A. Laga berikutnya, Sabtu (20/07/2024) timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Kamboja U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Final Copa America 2024: Argentina vs Kolombia, La Albiceleste dipastikan juara usai taklukan La Tricolor 1-0

Final Copa America 2024: Argentina vs Kolombia, La Albiceleste dipastikan juara usai taklukan La Tricolor 1-0

SEPUTAR IQ - Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia, pada Senin (15/07/2024) pagi WIB di stadion Hard Rock. Duel Argentina kontra Kolombia sempat tertunda sejenak karena buruknya kondisi di luar stadion. Pasalnya, para suporter datang tanpa tiket dan memaksa masuk ke dalam Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida.

Pertandingan kemudian dimainkan, di awal babak pertama pada menit ke-7. Kolombia menebar ancaman lewat tendangan Jhon Cordoba. Sialnya bagi La Tricolor, Jhon Cordoba tak mampu mengubah keadaan saat melawan La Albiceleste. Tim asuhan Nestor Lorenzo yang bermain sangat keras sejak laga itu , terus menggempur lini pertahanan timnas Argentina.

Baca juga: Final EURO 2024: Spanyol dan Inggris, La Furia Roja berhasil menjadi juara usai kalahkan The Three Lions 2-1

Jalannya pertandingan?

Sempat tertunda beberapa saat, pertandingan antara timnas Argentina dan timnas Kolombia kembali berjalan sangat kompetitif sejak awal. Kolombia sebenarnya bisa menjadi masalah bagi La Albiceleste meski mereka sangat diunggulkan di laga tersebut.

Andai tembakan Jhon Cordoba menemui sasaran pada menit ke-7, La Tricolor bisa saja mendominasi jalannya pertandingan di 10 menit pertama. Selang 20 menit berjalan, Argentina mulai keluar menyerang lewat aksi Messi yang mengancam gawang Kolombia.

Sementara Kolombia yang mendominasi serangan, sayangnya hingga babak pertama berakhir belum ada gol yang tercipta. Skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit akhir dibunyikan.

Selepas jeda babak kedua, baik timnas Argentina maupun timnas Kolombia sama-sama kesulitan untuk mencetak gol. Kolombia yang memberikan ancaman melalui Santiago Arias di awal babak kedua, tak mampu memberikan ancaman berbahaya kepada lawan.

Begitu pula dengan serangan Argentina, melalui Angel Di Maria dan Camilo Vargas yang masih bisa diblok tim lawannya. Di Maria yang berkali-kali menimbulkan masalah bagi lini pertahanan Kolombia kerap menyulitkan Davinson Sanchez CS.

Upaya Argentina terhenti setelah Lionel Messi cedera pada menit ke-66, sang kapten kemudian dikeluarkan dari lapangan karena mengalami masalah dikakinya. Dalam pertandingan itu, Messi terlihat menangis di bangku cadangan.

Setelah Messi ditarik keluar, pertandingan kedua tim semakin intens. Meski terjadi perebutan bola di lini tengah, kedua tim hanya mendapat sedikit posisi untuk membuka peluang. Hingga menit ke-90 belum ada gol yang tercipta, perpanjangan waktu berlanjut untuk laga Argentina vs Kolombia.

Di babak tambahan waktu pertama, Argentina mendapat banyak peluang namun tak mampu mencetak gol. Akhirnya timnas Argentina mampu memimpin di babak kedua perpanjangan waktu. Lewat aksi Lautaro Martinez, setelah menerima umpan dari Giovani Lo Celso di area penalti.

Penyerang Inter itu pun berhasil menaklukkan Camilo Vargas dengan tendangannya. Alhasil Argentina memimpin 1-0 pada menit ke-112. Memasuki menit akhir perpanjangan waktu, Kolombia tak mampu mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Kemenangan 1-0 tim asuhan Lionel Scaloni memastikan Lionel Messi CS menjadi juara Copa America 2024.

Final EURO 2024: Spanyol dan Inggris, La Furia Roja berhasil menjadi juara usai kalahkan The Three Lions 2-1

Final EURO 2024: Spanyol dan Inggris, La Furia Roja berhasil menjadi juara usai kalahkan The Three Lions 2-1

SEPUTAR IQ - Final EURO 2024, La Furia Roja berhasil menjuarai Piala EROPA usai kalahkan Inggris 2-1 pada Senin (15/07/2024) dini hari WIB, di Olympiastadion, Berlin. Memasuli babak pertama laga, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Spanyol membuka keunggulan mereka 1-0 pada menit ke-47, lewat gol yang dicetak Nico Williams. Tertinggal dari tim lawannya, The Three Lions kemudian menyamakan skor 1-1 setelah Cole Palmer mencetak gol di menit ke-73.

Gol kemenangan Spanyol tercipta lewat aksi Mikel Oyarzabal pada menit ke-86, sekaligus mengantarkan tim Matador meraih gelar Piala Eropa keempatnya. Sementara itu, Inggris yang mencoba dua kali berturut-turut untuk mencapai final. Namun hasilnya tetap nihil.

Baca juga: Copa America 2024: Timnas Kanada harus puas di peringkat keempat, usai kalah adu penalti dari Uruguay 3-4

Jalannya pertandingan?

Awal laga babak pertama, Spanyol langsung mendominasi jalannya pertandingan. Meski demikian, Lamine Yamal CS masih kesulitan menembus pertahanan The Three Lions. Sebaliknya Inggris yang terjebak di zona pertahanannya sendiri, perlahan dengan pasti mereka pun mulai menguasai permainan, dan sedikit menebar teror di jantung pertahanan La Furia Roja.

Setelah tak ada satupun gol yang tercipta, pertandingan antara timnas Spanyol vs timnas Inggris berakhir imbang 0-0 hingga peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan oleh wasit Francois Letexier. Di babak pertama ini, sepertinya kedua tim tak mau mengambil risiko berbahaya dan bermain aman.

Selepas jeda turun minum, manajer tim sepak bola Spanyol melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Martin Zubimendi untuk menggantikan Rodri. Masih belum jelas alasan Rodri ditarik keluar dan tidak bisa terus bermain pada laga tersebut.

Baru satu menit babak kedua berjalan, pasukan Luis de la Fuente kemudian membuka keunggulan menjadi 1-0, lewat gol Williams usai menerima umpan dari Yamal yang melepaskan tembakan. Sayangnya tak mampu diblok kiper Jordan Pickford.

Tertinggal satu gol, tim besutan Gareth Southgate coba berani menyerang dan melakukan sejumlah perubahan, termasuk mendatangkan Palmer. Alhasil, Palmer mencetak gol penyeimbang 1-1 setelah tiga menit berada di lapangan. Gol Palmer bermula dari tendangan dari luar area penalti, dan berhasil merobek gawang yang dijaga kiper Unai Simon.

Usai laga berimbang, Inggris tampil kokoh dalam menyerang untuk memperlebar jarak. Namun lagi-lagi, pertahanan timnas Spanyol berusaha tak terpengaruh dan mampu meredamnya. Akhirnya kedua tim kembali bermain aman seperti pertandingan awal babak pertama.

Memasuki menit ke-86, Oyarzabal tampil sebagai pahlawan Spanyol dan sekaligus membawa La Furia Roja meraih gelar Piala EROPA keempatnya. Gol tersebut bermula dari umpan silang Marc Cucurella yang berbuah kemenangan 2-1 bagi skuad asuhan Luis De la Fuente.

Copa America 2024: Timnas Kanada harus puas di peringkat keempat, usai kalah adu penalti dari Uruguay 3-4

Copa America 2024: Timnas Kanada harus puas di peringkat keempat, usai kalah adu penalti dari Uruguay 3-4

SEPUTAR IQ - Copa America 2024, Uruguay dan Kanada berlangsung di Bank of America Stadium. Timnas Uruguay berhasil mengalahkan timnas Kanada dalam perebutan tempat ketiga Copa America pada (14/07/2024).

Tim besutan Marcelo Bielsa unggul terlebih dahulu pada menit ke-8, lewat aksi Rodrigo Bentancur yang sukses menuntaskan umpan Sebastian Caceres dalam situasi sepak pojok. Alhasil, lewat tendangannya bola berhasil menembus gawang Kanada 0-1 yang dijaga kiper Dayne St.

Baca juga: Drama semifinal Copa America 2024: Uruguay vs Kolombia, Los Cafeteros lolos ke final setelah unggul 0-1

Jalannya pertandingan?

Pada menit kedelapan babak pertama, Uruguay berhasil membuka kedudukan 0-1 lewat gol Rodrigo Bentancur. Sepuluh menit berselang, pemain La Celeste kembali mengancam lini pertahanan Kanada dengan aksi Maximiliano Araujo.

Memasuki menit ke-21 striker The Canucks, Tani Oluwaseyi hampi saja mengancam gawang Uruguay. Sayangnya, sundulannya melenceng dari garis gawang dan berbuah tendangan sudut.

Tertinggal 0-1 dari Uruguay, Ismael Kone akhirnya mencetak gol indah melalui tendangan akrobatik tanpa melihat ke gawang di menit ke-22. Kone menjaga jarak menghindari jebakan offside lalu melepaskan tembakan salto setelah menerima sundulan rekan setimnya, skor pun imbang 1-1.

Uruguay bisa saja memperlebar keunggulan mereka andai saja gol Facundo Pellistri pada menit ke-24 tidak dianulir karena offside. Uruguay yang mendapat peluang emas kembali mengancam Kanada di menit ke-37, lewat tendangan bebas striker Darwin Nunez tapi bola melebar dari tiang gawang.

Sementara itu, pada menit ke-40 Kanada membalasnya melalui sundulan Jonathan Osorio. Empat menit kemudian Osorio kembali mengancam gawang Uruguay, namun tembakanmya masih bisa diblok kiper Uruguay. Osorio kemudian menyundul bola rebound, namun pemain Uruguay Nahitan Nandez mampu menghentikan aksinya. Hingga babak pertama berakhir tidak ada lagi gol yang tercipta.

Selepas jeda babak kedua atau menit ke-49, pertandingan kedua tim semakin panas. Dimana bek Jose Gimenez tampak mengalami cedera pelipis akibat bertabrakan dengan pemain bernomor punggung 25 timnas Kanada. Meski demikian, Gimenez masih bisa melanjutkan pertandingan setelah menjalani perawatan.

Sementara tendangan striker Kanada Tani Oluwaseyi pada menit ke-60 nyaris merobek gawang Uruguay. Namun tembakannya masih bisa diantisipasi sang kiper. Sembilan menit berselang terjadi kemelut di lini pertahanan Kanada. Beruntung Luis Suarez sedikit terlambat dari kiper Dayne St.

Sedangkan di menit ke-71, tembakan Alphonso Davies masiih bisa diblok kiper Uruguay.
Momen menarik terjadi pada menit ke-73, ketika pemain Kanada Ismael Kone nyaris mencetak gol. Pasalnya, bola yang ingin dilempar Kone lebih dulu dibersihkan rekan setimnya.

Uruguay menggempur pertahanan lawannya lewat aksi Federico Valverde di menit ke-78. Sayang tembakan gelandang La Celeste itu hanya membentur pemain asal Kanada. Akhirnya, Jonathan David berhasil mencetak gol ke gawang Kanada 1-2 di menit ke-80. Gol tersebut bermula ketika tembakan Kone diblok kiper, kemudian David mengeksekusinya dan mencetak gol.

Pada menit ke-87, para pemain Kanada sangat kecewa karena melewatkan momen terbaiknya untuk menyamakan kedudukan saat bola membentur wasit. Aksi lucu pelatih asal Kanada Jesser March terlihat memegangi kepala, lalu menjatuhkan diri ke tanah karena kesal dengan keputusan wasit yang menghentikan pertandingan saat timnya menyerang pertahanan lawan.

Saat waktu terakhir pertandingan di menit ke-90+3, Luis Suarez mempunyai ruang untuk melepaskan tembakan. Namun tendangannya berhasil diblok oleh kiper Kanada tersebut. Luis Suarez berhasil menyelamatkan Uruguay di momen-momen akhir melalui umpan Gimenez pada menit 90+4 yang mengubah situasi menjadi imbang 2-2.

Hasilnya, tidak ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim, laga Kanada vs Uruguay harus ditentukan melalui adu penalti. Saat drama penalti, empat pemain timnas Uruguay tampil apik dalam lima tendangan.

Sementara Ismael Kone dan Alphonso Davies, gagal mencetak gol untuk timnas Kanada. Dengan hasil penalti 3-4, Uruguay berhasil meraih medali perunggu. Sedangkan Kanada harus puas di peringkat keempat Copa America 2024.


Drama semifinal Copa America 2024: Uruguay vs Kolombia, Los Cafeteros lolos ke final setelah unggul 0-1

Drama semifinal Copa America 2024: Uruguay vs Kolombia, Los Cafeteros lolos ke final setelah unggul 0-1

SEPUTAR IQ - Pertemuan semifinal Copa America 2024 Uruguay vs Kolombia, Kamis (07/11/2024) yang digelar di Bank of America Stadium. Los Cafeteros lolos ke final setelah mengalahkan La Celeste. Usai wasit meniup peluit akhir laga, terjadi keributan antar pemain yang melibatkan banyak ofisial timnas Kolombia dan timnas Uruguay.

Pada menit ke-39, Kolombia unggul lewat aksi heroik Jefferson Lerma yang menyundul bola dari skema sepak pojok James Rodriguez. Dengan assist keenamnya, James Rodriguez membawa Kolombia unggul 0-1 atas Uruguay. Sedangkan di menit ke-45+1, Kolombia harus bermain dengan 10 pemain setelah Daniel Munoz mendapat kartu merah di babak tambahan waktu pertama.

Baca juga: Semifinal EURO 2024: Menang 1-2 Inggris vs Belanda, The Three Lions lolos ke final piala EROPA 2024

Jalannya pertandingan?

Sejak menit pertama, Kolombia tampil dominan namun kesulitan menembus pertahanan Uruguay. Peluang pertama Kolombia didapat saat umpan silang Luis Diaz disambut Daniel Munoz dengan sundulan panjang di menit ke-15, sayang bola masih melebar.

Dua menit kemudian, Darwin Nunez yang mengambil bola lepas di kotak penalti menyambarnya dengan tendangan keras. Pada menit ke-28, Nunez kembali mendapat peluang emas, kali ini Nunez berhasil melewati barisan terakhir pertahanan Kolombia dan melepaskan tembakan ke kanan namun bola keluar.

Kolombia memecah kebuntuan 0-1 di menit ke-38 setelah James Rodriguez memberikan assist sepak pojok ke arah tiang jauh, dan disundul Jefferson Lerma. Jelang babak pertama berakhir, Kolombia bisa saja menggandakan keunggulan jika tembakan Richard Rios tidak bisa diselamatkan Rochet.

Petaka menimpa Kolombia saat kehilangan Munoz akibat akumulasi kartu merah pada menit ke-45 1. Munoz yang mendapat kartu kuning kedua, tertangkap wasit menendang perut Manuel Ugarte. Dengan kejadian tersebut, Kolombia bermain dengan 10 pemain hingga akhir babak pertama.

Selepas jeda turun minum, Kolombia yang bermain dengan 10 pemain berusaha bertahan dari serangan Uruguay. Namun Kolombia justru kembali mendapat peluang emas di menit ke-51, saat sepak pojok kapten James disambut Cordoba dengan sundulan, sayangnya bola keluar.

Peluang terbaik La Celeste hadir pada menit ke-71 ketika pemain pengganti Luis Suarez menguasai bola, dan mendapat peluang melepaskan tembakan ke arah gawang namun tak mampu mengubah keadaan.

Uruguay yang masih kesulitan menembus kokohnya pertahanan Los Cafeteros, terlihat frustasi saat mencoba menciptakan peluang emas lewat aksi Nunez dan Suarez. Sementara Kolombia yang bertahan, nyaris mencetak gol keduanya saat Kevin Castano menuntaskan serangan di depan gawang. Sayangnya, tembakan Castano mengarah ke kanan kiper Rochet.

Di sisa waktu laga, Uruguay terus menggempur pertahanan Kolombia dan mendapat peluang melalui sepakan Giorgian De Arrascaeta. Sementara itu, di penghujung pertandingan Lerma yang mengirim bola hampir memperbesar keunggulan mereka tetapi bola melewati mistar gawang. Hingga akhir pertandingan skor tetap bertahan 0-1, dan Kolombia dipastikan melaju ke final bertemu timnas Argentina.

Semifinal EURO 2024: Menang 1-2 Inggris vs Belanda, The Three Lions lolos ke final piala EROPA 2024

Semifinal EURO 2024: Menang 1-2 Inggris vs Belanda, The Three Lions lolos ke final piala EROPA 2024

SEPUTAR IQ - Semifinal piala Eropa 2024 Belanda vs Inggris berlangsung di Signal Iduna Park, Kamis (11/07/2024) dini hari WIB. Belanda yang unggul lewat gol Xavi Simons kemudian disusul Harry Kane, hingga akhir babak pertama skor 1-1 menghiasi jalannya laga.

Gol kemenangan Inggris tercipta di sisa waktu penghujung babak kedua. Lewat aksi Ollie Watkins yang mencatatkan namanya di papan skor, dan berhasil membawa The Three Lions lolos ke final.

Baca juga: Copa America 2024: Prediksi laga Uruguay vs Kolombia, kedua tim punya rekor tak terkalahkan

Jalannya pertandingan?

Belanda langsung mengejutkan penonton di stadion usai membuat skor 0-1 melalui tembakan Xavi Simons dari luar kotak penalti pada menit ke-7 laga berjalan. Inggris yang tertinggal tak tinggal diam, dan akhirnya mencoba membalas melalui aksi Harry Kane yang melepaskan tembakan dari luar penalti. Namun bola masih bisa ditepis kiper Bart Verbruggen.

Memasuki menit ke-13, The Three Lions kembali menyerang tim lawan. Kali ini lewat aksi tendangan voli Kane ke area penalti. Kane yang terjatuh usai melepaskan tendangan, ternyata dijegal Denzel Dumfries.

Wasit yang melihat kejadian tersebut, kemudian melakukan evaluasi melalui VAR dan memutuskan memberikan hadiah penalti kepada timnas Inggris. Kane yang bertugas sebagai eksekutor sukses membawa tim asuhan Gareth Southgate menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-18.

Usai berhasil bermain imbang, Inggris meningkatkan intensitas serangannya, dan kembali menyerang lewat aksi Kobbie Mainoo pada menit ke-22. Setelah mengecoh beberapa pemain lawan, nyaris memecah kebuntuan. Sayangnya Dumfries mampu mengantisipasi bola di garis gawang.

Sembilan menit kemudian, Inggris kembali mendapat peluang emas dari tendangan Phil Foden di luar area penalti. Namun membentur tiang gawang Belanda. Hingga akhir babak pertama skor tetap imbang 1-1 menutup jalannya pertandingan Belanda dan Inggris.

Selepas jeda turun minum, tempo pertandingan sedikit melambat sampai 10 menit babak kedua berlangsung. Kedua tim tampak berhati-hati saat menyerang ke lini pertahanan masing-masing.

Hingga memasuki menit ke-64 pertandingan, Jordan Pickford melakukan aksi luar biasa di depan gawang, di mana ia kembali melakukan penyelamatan atas tendangan bebas Virgil van Dijk. Sedangkan di menit ke-79, Bukayo Saka mencetak gol yang membuat riuh seisi stadion.

Sayangnya wasit menganulir gol tersebut, karena Kyle Walker berada dalam posisi offside sebelum mengirimkan umpan silang ke Saka. Alhasil, di sisa waktu pertandingan, Inggris berhasil mencetak kemenangan 1-2 pada menit ke-90. Lewat sepakan Ollie Watkins ke pojok kanan sempit gawang Bart Verbruggen. Sekaligus membawa Inggris lolos ke babak final piala EURO 2024.

Copa America 2024: Prediksi laga Uruguay vs Kolombia, kedua tim punya rekor tak terkalahkan

Copa America 2024: Prediksi laga Uruguay vs Kolombia, kedua tim punya rekor tak terkalahkan

Seputar IQ - Pertemuan babak semifinal Copa America 2024, Uruguay vs Kolombia. Kedua tim sama-sama memiliki rekor belum terkalahkan di turnamen Copa America 2024 sejauh ini. Timnas Uruguay mencatatkan tiga clean sheet dalam empat pertandingan, sedangkan Timnas Kolombia mencatatkan dua clean sheet.

Meski Uruguay tak mampu mencetak gol pertamanya di laga perempat final saat bertemu Brasil, yang berakhir imbang 0-0. La Celeste punya rekor terbaik dengan mengoleksi sembilan gol di tiga laga lainnya.

Uruguay dan Kolombia terakhir kali bertemu di kualifikasi FIFA World Cup pada (10/2023). Dalam laga itu, Uruguay bermain imbang 2-2 dengan Kolombia di kandangnya. Dua gol La Tricolor dicetak James Rodriguez di menit ke-35 dan Mateus Uribe menit ke-52, sedangkan dua gol La Celeste dicetak Mathias Olivera menit ke-47 dan Darwin Nunez di menit ke-90.

Prediksi pertandingan dan pemain?

Timnas Uruguay vs Timnas Kolombia akan bertemu di babak semifinal Copa America 2024 pada Kamis (11/07/2024) pukul 07:00 WIB, di Bank of America Stadium. Diketahui kedua tim sudah bertemu sebanyak 45 kali di seluruh kompetisi.

Dimana Uruguay memimpin dengan 20 kemenangan, sementara Kolombia ketinggalan dengan 14 kemenangan dan 11 kali seri. Di babak perempatfinal Copa America 2021 lalu, Kolombia menang adu penalti 4-2, tentu Uruguay patut mewaspadai hal itu.

Kolombia diprediksi tidak akan banyak mengalami pergantian pemain, seperti saat mengalahkan Panama 5-0 di perempat final Copa America 2024. Pelatih Nestor Lorenzo akan tetap menugaskan Camilo Vargas di posisi penjaga gawang, di lini pertahanan akan diisi kuartet Munoz, Sanchez, Cuesta, dan Mojica.

Sementara di lini tengah, trio yang terdiri dari Andres Uribe, Richard Rios dan Jhon Arias akan memberikan assist ofensif dan defensif untuk lini serang yang masih dipimpin oleh kapten James Rodriguez, pemain Liverpool Luis Diaz dan Jhon Cordoba.

Sedangkan Marcelo Bielsa nampaknya akan merotasi beberapa pemain. Pasalnya, bek Nahitan Nandez tidak bisa bermain akibat akumulasi kartu merah saat melawan Brasil pada laga babak 8 besar. Seperti halnya Ronald Araujo, pemain Barcelona itu terpaksa tidak bermain karena cedera.

Varela yang masuk sebagai pemain pengganti, menggantikan Nandez di posisi bek kanan. Peran Ronald Araujo kemudian diambil alih Jose Mario Gimenez, mantan pemain Atletico Madrid. Sementara itu, di lini pertahanan akan ditempatkan Mathias Olivera dan Matias Vina.

Duet Valverde dan Manuel Ugarte di lini tengah untuk menjaga keseimbangan. Di lini serang, striker Liverpool, Darwin Nunez akan menjadi pencetak gol. Didukung Pellistri, de la Cruz, serta Maximiliano Araujo sebagai pemain sentral dan kreatif.

Baca juga: Prediksi piala Eropa 2024: Laga panas dua tim raksasa, Belanda vs Inggris di babak semifinal Euro 2024

H2H Uruguay vs Kolombia?

  • 5 pertemuan terakhir:
  1. (Seri) Kolombia 2-2 Uruguay (Kualifikasi Piala Dunia 13/10/2023)
  2. (Seri) Uruguay 0-0 Kolombia (Kualifikasi Piala Dunia 08/10/2021)
  3. (Seri) Uruguay 0-0 Kolombia (Copa America 04/07/2021)
  4. (Menang) Kolombia 0-3 Uruguay (Kualifikasi Piala Dunia 14/11/2020)
  5. (Seri) Kolombia 2-2 Uruguay (Kualifikasi Piala Dunia 12/10/2016)
  • 5 pertandingan terakhir Uruguay:
  1. (Menang) Meksiko 0-4 Uruguay (Friendly Match 06/06/2024)
  2. (Menang) Uruguay 3-1 Panama (Copa America 24/06/2024)
  3. (Menang) Uruguay 5-0 Bolivia (Copa America 28/06/2024)
  4. (Menang) Amerika 0-1 Uruguay (Copa America 02/07/2024)
  5. (Seri) Uruguay 0-0 Brasil (Copa America 07/07/2024)
  • 5 pertandingan terakhir Kolombia:
  1. (Menang) Kolombia 3-0 Bolivia (Friendly Match 16/06/2024)
  2. (Menang) Kolombia 2-1 Paraguay (Copa America 25/06/2024)
  3. (Menang) Kolombia 3-0 Kosta Rika (Copa America 29/06/2024)
  4. (Seri) Brasil 1-1 Kolombia (Copa America 03/07/2024)
  5. (Menang) Kolombia 5-0 Panama (Copa America 07/07/2024)

Statistik Uruguay dan Kolombia

  • Uruguay tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Kolombia, tidak termasuk adu penalti (2x kemenangan, 4x seri, 0x kekalahan).
  • Uruguay tidak terkalahkan dalam 8 pertandingan terakhirnya di Copa America, kecuali adu penalti (5x kemenangan, 3x seri, 0x kekalahan).
  • Uruguay mencatatkan enam clean sheet dan kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya di Copa America.
  • Uruguay hanya kalah sekali dalam 12 laga terakhirnya (7x kemenangan, 4x seri, 1x kekalahan).
  • Uruguay mencatatkan lima clean sheet dan hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan terakhir mereka.
  • Kolombia tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhirnya di Copa America, tidak termasuk adu penalti (4x kemenangan, 3x seri, 0x kekalahan).
  • Kolombia mencetak minimal 2 gol dalam 4 pertandingan terakhir Copa America.
  • Kolombia tidak terkalahkan dalam 27 pertandingan terakhirnya (21x kemenangan, 6x seri, 0x kekalahan).
  • Kolombia mencetak setidaknya 2 gol dalam 6 pertandingan terakhir.

Prediksi piala Eropa 2024: Laga panas dua tim raksasa, Belanda vs Inggris di babak semifinal Euro 2024

Prediksi piala Eropa 2024: Laga panas dua tim raksasa, Belanda vs Inggris di babak semifinal Euro 2024

SEPUTAR IQ - Laga panas Piala Eropa 2024 antara dua tim raksasa Belanda dan Inggris akan disaksikan, Rabu (10/07/2024) malam WIB, di Stadion Westfalenstadion Dortmund. Pada Kejuaraan Eropa 1988, Belanda mengalahkan The Three Lions 3-1, namun Inggris membalasnya di Kejuaraan Eropa 1996 dengan skor telak 4-1.

Marco van Basten menjadi pahlawan De Oranjes pada pertandingan 1988, dengan mencetak hattrick. Sedangkan Alan Shearer dan Edward Paul Sheringham menjadi dua bintang yang mencetak dua gol, pada laga berikutnya di tahun 1996.

Jika melihat daftar pemain tersukses, Cody Gakpo dan Jude Bellingham berpotensi menjadi pahlawan bagi kedua tim. Gakpo telah mencetak tiga gol sedangkan Bellingham telah mencetak dua gol.

Prediksi pertandingan dan pemain?

Seperti halnya Pertempuran Scheveningen, antara kedua negara pada tahun 1652 yang dikenal dengan perang Inggris-Belanda, duel ini bisa cepat berakhir jika dimainkan dengan intensitas terbuka. Dimana Belanda menunjukkan kemampuan bermainnya di lima laga awal. Sementara Inggris tampak kecanduan ideologi lama yakni, membunuh dengan tendangan jarak jauh.

Secara psikologis timnas Belanda dan Inggris diuji dengan cara yang sama. Di Euro 2024, Inggris berhasil tertinggal dua kali, hal itu terjadi saat bertemu Slovakia dan Swiss. Sementara tim asuhan Ronald Koeman, juga bangkit dari ketinggalan saat melawan Polandia di babak penyisihan grup, dan mengalahkan Turki dengan dua gol dalam waktu enam menit.

Mungkinkah Belanda akan mengulangi sejarah tahun 1988, atau sebaliknya Inggris kembali berkuasa seperti tahun 1996. Taktik Ronald Koeman dan Gareth Southgate nampaknya akan menentukan nasib laga panas kedua tim raksasa ini. Saat Southgate bermain dengan dua bek tengah, pertahanan timnya terlihat lemah.

Namun kenyataannya, formasi tiga bek kurang berjalan baik. Alhasil, pemain asal Swiss bisa dengan mudah masuk ke lini pertahanan yang dibentuk trio Kyle Walker, John Stones, dan Ezri Konsa. Tampaknya gol Swiss tersebut menunjukkan adanya masalah di lini belakang The Three Lions.

Pasalnya, formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 paling umum digunakan timnas Inggris. Akankah ketiga bek ini juga bisa menjadi cara untuk menutupi jalur serangan Timnas Belanda, saat Wout Weghorst atau Joshua Zirkzee menunjukkan aksinya.

Sedangkan Belanda menggunakan pola formasi 4-2-3-1 di mana Jerdy Schouten dan Simons juga tampil solid. Kemampuan Schouten dalam mempertahankan zona membuat Simons dengan mudah mematahkan jantung pertahanan. Sementara Tijjani Reijnders sesekali bermain seperti pembongkar.

Selain itu, tampaknya ketenangan juga akan memainkan peran besar. Tim yang suka bermain cepat, dan blind drop akan cepat berguguran di pertandingan kali ini. Di Jerman pada musim panas suhunya mencapai 29 derajat celcius, dan ini adalah situasi yang harus ditanggapi dengan serius.

Sikap tenang tersebut sudah ditunjukkan Southgate sepanjang musim Piala Eropa 2024. Sementara itu, kritik terhadap permainan Harry Kane CS disambut dengan senyuman. Namun kesuksesan dalam karier Southgate hanyalah sebuah cita-cita.

Dimana serangan dan kecepatan, mirip dengan kebangkitan sepak bola Inggris dan Belanda. Kembalinya tradisi asal muasal sepak bola. Akankah kedua tim nasional ini akan memenangkan pertandingan akbar tersebut.

Baca juga: Laga Spanyol vs Prancis: La Furia Roja melaju ke final Euro 2024 usai mengalahkan Les Bleus 2-1

  • Formasi (4-2-3-1): Verbruggen; Dumfries, De Vrij, Van Dijk, Ake; Schouten, Reijnders; Malen, Simons, Gakpo; Depay.
    • Pelatih Belanda: Ronald Koeman.
  • Formasi (3-4-2-1): Pickford; Walker, Stones, Guehi; Saka, Mainoo, Rice, Trippier; Foden, Bellingham; Kane.
    • Pelatih Inggris: Gareth Southgate.

H2H Belanda vs Inggris?

  • 5 pertemuan terakhir:
  1. (Menang) Belanda 3-1 Inggris (UNL 07/06/2019)
  2. (Kalah) Belanda 0-1 Inggris (Friendly Match 24/03/2018)
  3. (Kalah) Inggris 1-2 Belanda (Friendly Match 30/03/2016)
  4. (Kalah) Inggris 2-3 Belanda (Friendly Match 01/03/2012)
  5. (Seri) Belanda 2-2 Inggris (Friendly Match 13/08/2009)
  • 5 pertandingan terakhir Belanda:
  1. (Menang) Polandia 1-2 Belanda (Euro 16/06/2024)
  2. (Seri) Belanda 0-0 Prancis (Euro 22/06/2024)
  3. (Kalah) Belanda 2-3 Austria (Euro 25/06/2024)
  4. (Menang) Rumania 0-3 Belanda (Euro 02/07/2024)
  5. (Menang) Belanda 2-1 Turki (Euro 07/07/2024)
  • 5 pertandingan terakhir Inggris:
  1. (Menang) Serbia 0-1 Inggris (Euro 17/06/2024)
  2. (Seri) Denmark 1-1 Inggris (Euro 20/06/2024)
  3. (Seri) Inggris 0-0 Slovenia (Euro 26/06/2024)
  4. (Menang) Inggris 2-1 Slovakia (Euro 30/06/2024)
  5. (Seri) Inggris 1-1 Swiss (Euro 06/07/2024)

Statistik Belanda dan Inggris?

  • Belanda hanya kalah sekali dalam sembilan pertandingan terakhirnya melawan Inggris (4x kemenangan, 4x seri, 1x kekalahan).
  • Belanda selalu mencetak minimal 2 gol dalam 4 pertandingan terakhirnya melawan Inggris.
  • Belanda mencatatkan clean sheet dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Inggris.
  • Belanda kalah 1 gol dalam 3 pertandingan terakhir melawan Inggris.
  • Belanda mencatatkan 6 kemenangan dan 2 kekalahan dalam 9 laga terakhir big match Eropa (6x kemenangan, 1x seri, 2x kekalahan).
  • Belanda selalu mencetak minimal 2 gol dalam 7 dari 9 pertandingan terakhir Kejuaraan Eropa.
  • Belanda meraih 9 kemenangan dan 2 kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir (9x kemenangan, 1x seri, 2x kekalahan).
  • Belanda selalu mencetak minimal 2 gol dalam 8 pertandingan terakhirnya.
  • Belanda 8 clean sheet dalam 12 pertandingan terakhir.
  • Inggris hanya kalah sekali dalam 23 pertandingan terakhirnya di kompetisi besar Eropa, tidak termasuk adu penalti (12x kemenangan, 10x seri, 1x kekalahan).
  • Inggris tidak terkalahkan dalam dua belas pertandingan terakhir kejuaraan Eropa mereka, tidak termasuk adu penalti (7x kemenangan, 5x seri, 0x kekalahan).
  • Inggris kebobolan 1 gol dalam 5 pertandingan terakhir Euro.
  • Inggris hanya menang 3 kali dalam 10 pertandingan terakhirnya (3xkemenangan, 5x seri, 2x kekalahan).
  • Inggris kehilangan 1 gol dalam 4 pertandingan terakhirnya.

Laga Spanyol vs Prancis: La Furia Roja melaju ke final Euro 2024 usai mengalahkan Les Bleus 2-1

Laga Spanyol vs Prancis: La Furia Roja melaju ke final Euro 2024 usai mengalahkan Les Bleus 2-1

SEPUTAR IQ - La Furia Roja melaju ke final Euro 2024, laga Spanyol kontra Prancis, Rabu (10/07/2024) dini hari WIB, digelar di Allianz Arena Munich. Spanyol membalas setelah Randal Kolo Muani membawa Prancis unggul 0-1 melalui golnya di menit ke-9, sehingga Spanyol berhasil membalikkan keadaan lewat gol yang dicetak Yamal dan Dani Olmo untuk membuat skuad asuhan Luis de la Fuente menang 2-1.

Pada menit ke 21 Yamal mencetak gol ke gawang Perancis, pemain muda Barcelona itu mencetak gol dari luar kotak penalti dan gol tersebut memasukkan Yamal ke dalam buku sejarah, dimana ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Johan Vonlanthen.

Pemain Swiss, Johan Vonlanthen mencetak gol di Euro 2004 dalam usia 18 tahun 141 hari. Sedangkan Yamal menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Eropa dengan usia 16 tahun 362 hari.

Baca juga: Copa America 2024: Laga semifinal Argentina dan Kanada, La Albiceleste pastikan lolos ke final usai unggul 2-0

Jalannya pertandingan?

Pada menit ke-9, Prancis membuka skor 0-1 lewat sundulan Kolo Muani usai menerima umpan silang dari Kylian Mbappé.

Spanyol yang tertinggal langsung membalas, hingga berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-21. Melalui tendangan jauh pemain muda Barcelona, ​​Yamal.

Setelah mampu menyamakan kedudukan, Spanyol membuat seisi stadion kembali terdiam. Saat laga baru berjalan empat menit, La Furia Roja kembali mencetak gol 2-1 lewat tembakan Dani Olmo.

Prancis pun berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan ke lini pertahanan lawan, sayang tak ada lagi gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir.

Usai jeda turun minum, Timnas Prancis kembali mencoba menguasai permainan. Mbappé CS menciptakan banyak peluang, namun tak satu pun berhasil membobol gawang tim asuhan Luis de la Fuente.

Sementara Spanyol berusaha bermain bertahan untuk mempertahankan keunggulannya. Pertahanan Spanyol rupanya terbukti kuat, untuk membatasi intensitas serangan Prancis.

Hasilnya, kemenangan 2-1 membuat Spanyol berhak melaju ke final Piala Eropa 2024 dan menantang pemenang di laga berikutnya, antara Belanda dan Inggris.

Copa America 2024: Laga semifinal Argentina dan Kanada, La Albiceleste pastikan lolos ke final usai unggul 2-0

Copa America 2024: Laga semifinal Argentina dan Kanada, La Albiceleste pastikan lolos ke final usai unggul 2-0

SEPUTAR IQ - Laga semifinal Argentina dan Kanada, La Albiceleste dipastikan lolos ke final Copa America 2024 usai mengalahkan The Canucks 2-0 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, AS, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Tim asuhan Lionel Scaloni mencetak dua gol ke gawang Kanada di babak semifinal melalui gol yang di cetak Julian Alvarez pada menit ke-23 dan Lionel Messi di menit ke-51.

Pada final Copa America 2024 nanti, Timnas Argentina akan menghadapi pemenang laga Uruguay vs Kolombia di babak semifinal selanjutnya, pada Kamis (11/07/2024) di stadion Bank of America, North Carolina, Amerika Serikat.

Baca juga: Copa America 2024: imbang 0-0 Brasil mengaku kalah, setelah Uruguay menang lewat drama penalti 4-2

Jalannya pertandingan?

Argentina mengawali laga dengan memainkan Lionel Messi dan Angel Di Maria, dalam formasi 4-3-3. Sejak menit pertama, La Albiceleste bermain agresif dan menyerang. Alhasil, tim besutan Lionel Scaloni membuka keunggulan di menit ke-22.

Rodrigo De Paul yang memberikan umpan tusukan kepada Julian Alvarez membuat skor menjadi 1-0. Alvarez dengan tenang menggiring bola, kemudian melewati pertahanan Kanada.

Sepuluh menit kemudian, Argentina sangat beruntung mendapatkan peluang emas untuk memperlebar keunggulan. Sementara tendangan kaki kanan Lionel Messi juga melenceng dari gawang.

Sedangkan Kanada hanya mendapat satu peluang sepanjang laga pada menit 45 2, lewat aksi Jonathan David yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor 1-0 menutup laga Argentina vs Kanada.

Selepas jeda turun minum pada menit ke-51, Argentina mempertahankan keunggulannya menjadi 2-0. Bermula dari aksi Enzo Fernandez yang melepaskan tendangan, kemudian bola membentur Messi dan akhirnya masuk ke gawang.

Kapten Alphonso Davies yang mengalami cedera setelah menerima tekel dari pemain Argentina, Montiel. Merupakan kerugian besar bagi timnas Kanada dimana saat itu mereka tertinggal dua gol dari pasukan Lionel Scaloni.

Kanda yang melanjutkan pertandingan tanpa sang kapten, terus menekan untuk memperkecil ketertinggalan. Akhirnya peluang emas didapatkan mereka di menit ke-89 melalui Tani Oluwaseyi, lagi-lagi Martinez mampu mengantisipasinya.

Beberapa menit berselang, giliran Oluwaseyi yang menyundul gawang namun sayang bola masih melebar. Hingga berakhirnya pertandingan babak kedua, tak ada lagi gol yang tercipta. Argentina pun memastikan lolos ke babak final dengan kemenangan 2-0.

Penempatan Iklan