Arief Boediman: Sebut AHY Sosok Figur Pemimipin Seperti Muhammad El Fatih “Jika Ibu Pertiwi Memanggil Dirinya Siap” - SEPUTAR IQ
HEADLINE HARI INI
Loading...

9/20/2022

Arief Boediman: Sebut AHY Sosok Figur Pemimipin Seperti Muhammad El Fatih “Jika Ibu Pertiwi Memanggil Dirinya Siap”

Arief Boediman Waka Cyber BMI Demokrat DPD Sumsel

Ditemui di kediamannya pada hari Senin (19/09) ketika ditanya apakah dirinya akan maju dalam bursa Calon Legislatif (caleg) tahun 2024. Arief Boediman (ABN) mengungkapkan, belum terlalu memikirkan apakah akan maju atau tidak  dalam pemilihan umum serentak yang ditetapkan KPU pada Rabu, 14 Februari 2024 nanti.

Dirinya menyampaikan, saat ini masih fokus begerak membantu, memperjuangkan hak-hak rakyat dalam Organisasi Kepemimpinan Pemuda (OKP) yang diembannya. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan “jika itu kehendak rakyat,” ungakpnya.

Diketahui, Arief aktif dibeberapa Organisasi Kepemimpinan yakni sebagai Wakil Kepala Cyber DPD (Bintang Muda Indonesia) BMI Demokrat Sumsel, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kecamatan Sukarami, dan juga sebagai Anggota Biro Pariwisata, Koperasi & UMKM Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) DPD Sumsel.

Ia juga menegaskan bangsa dan negara ini membutuhkan sosok pemimpin muda yang bisa membawa perubahan dan perbaikan. Figur yang diutarakannya tersebut ada pada diri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat.

“Saya begitu mendambakan sekali figur pemimpin seperti Muhammad El Fatih, pemimpin muda yang membawa perubahan dan pebaikan serta melawan kebatilan. Kalau kita lihat sosok tersebut ada pada mas (AHY),” tegas, Arief Boediman.

Semoga wujud itu juga ada pada saya dan nyata. Saya tidak akan pernah mengucapkan janji kepada rakyat tetapi, akan bertanggungjawab dengan program yang saya ungkapkan kelak di depan pintu-pintu rumah mereka, ucapnya.

Arief mengkonfirmasikan, bahwa ia telah membuat catatan kecil sejak beberapa tahun lalu. Setelah dirinya terjun ditengah-tengah masyarakat dan melihat sendiri apa yang terjadi dikehidupan masyarakat. Namun dia tidak mengungkapkan dengan pasti berapa lama catatan tersebut dibuatnya. Karena menurut dia, catatan kecil itu akan menjadi program kerjanya kelak. Jika ibu pertiwi memanggil dirinya, ia siap berjuang sepenuh jiwa dan raganya.

"Belum saatnya untuk dikonsumsi publik, biarkan indah pada waktunya. Pemimpin yang lahir dari rahim rakyat, ia akan merasakan apa yang dirasakan rakyat. Jiwanya akan bergetar ketika melihat susah payah itu," tuturnya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
Tambahkan Komentar
Sembunyikan Komentar