SEPUTAR IQ: Pendidikan - Informasi Berita Hari Ini, Peristiwa Terbaru dan Terupdate
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

9/04/2023

Pengertian, Wawasan, dan Contoh Sejarah Sebagai Kehidupan

Pengertian, Wawasan, dan Contoh Sejarah Sebagai Kehidupan

SEPUTAR IQ - Sejarah adalah salah satu cabang ilmu yang paling menarik untuk dipelajari. Sejak zaman dulu, orang telah berusaha untuk memahami dan mencatat peristiwa penting yang terjadi di masa lalu. Ini bertujuan agar kita dapat belajar dari kesalahan masa lalu dan menerapkan pelajaran ini ke masa depan.

Baca juga: Pengertian Serta Contoh Visi dan Misi OSIS Tingkat SMP/MTS/SMA/SMK/MA

Apa itu sejarah?

Sejarah adalah studi tentang masa lalu manusia, termasuk peristiwa, kebudayaan, dan pemikiran yang berpengaruh. Sejarah mencakup banyak aspek dari kehidupan manusia, seperti politik, sosial, ekonomi, budaya, teknologi, dan seni. Sejarah juga mempelajari bagaimana orang-orang di masa lalu telah mempengaruhi dunia saat ini.

Sejarah merupakan cara untuk memahami konteks masa lalu dan bagaimana hal itu terhubung dengan masa kini. Dengan mempelajari sejarah, kita dapat belajar dari kesalahan masa lalu dan menerapkan pelajaran tersebut untuk membuat keputusan yang lebih baik di masa depan.

Wawasan tentang sejarah?

Belajar sejarah sangat penting untuk menambah pengetahuan kita. Sejarah memberi kita wawasan tentang bagaimana masa lalu mempengaruhi masa kini dan bisa memberikan gambaran tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

Dengan belajar sejarah, kita dapat memahami peristiwa-peristiwa penting yang telah terjadi di dunia dan mengerti bagaimana hal itu berdampak pada kehidupan kita saat ini. Belajar sejarah juga dapat membantu kita memahami budaya dan nilai-nilai orang lain, serta membuat kita lebih peka terhadap isu-isu global.

  1. Baca buku sejarah: Membaca buku sejarah adalah cara yang paling efektif untuk mempelajari sejarah. Carilah buku-buku yang mencakup topik tertentu atau periode waktu tertentu, dan bacalah dengan cermat.

  2. Pelajari di kelas: Jika Anda beruntung, maka Anda akan dapat belajar tentang sejarah di kelas. Ini adalah cara yang bagus untuk memperoleh informasi yang akurat dan terperinci tentang subjek tertentu.

  3. Kunjungi situs web sejarah: Ada banyak situs web yang menyediakan informasi tentang sejarah. Beberapa di antaranya juga menawarkan video interaktif, peta, dan gambar yang dapat membantu Anda lebih memahami materi.

  4. Lihat film dokumenter: Film dokumenter adalah cara lain yang baik untuk mempelajari sejarah. Mereka biasanya menceritakan kisah nyata tentang orang-orang dan acara penting yang telah terjadi di masa lalu.

  5. Bermain permainan sejarah: Permainan sejarah adalah cara yang menyenangkan untuk mempelajari sejarah. Anda dapat menemukan banyak permainan sejarah online atau di toko-toko mainan.

Contoh tentang sejarah?

Salah satu contoh sejarah yang sangat penting adalah Perang Dunia II. Perang ini dimulai pada tahun 1939 ketika Jerman Nazi menyerang Polandia. Selama lebih dari lima tahun, tentara Jerman melancarkan serangan ke seluruh Eropa, Afrika Utara, dan Asia Timur. Pada akhirnya, pasukan Sekutu berhasil mengalahkan Jerman dan mengakhiri Perang Dunia II pada 1945.

  • Perang Dunia II merupakan salah satu peristiwa sejarah yang paling berdampak besar bagi dunia. Hal ini disebabkan oleh jumlah korban yang tinggi, baik manusia maupun material. Selain itu, perang ini juga menyebabkan munculnya beberapa organisasi internasional baru, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Bank Dunia.

  • Selain Perang Dunia II, ada banyak peristiwa sejarah lain yang penting untuk dipelajari. Contohnya adalah Revolusi Amerika Serikat, Reformasi Protestan, dan Penemuan Antibiotik. Semua peristiwa ini memberikan dampak yang signifikan bagi dunia saat ini. Dengan mempelajari sejarah, kita dapat memahami bagaimana peristiwa-peristiwa ini mempengaruhi masa kini dan membuat kita menjadi siapa kita hari ini.

Penutup?

Sejarah telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita selama berabad-abad. Ini adalah cara kita mempelajari masa lalu dan mengerti bagaimana hal itu mempengaruhi masa kini. Sejarah juga memberikan kesempatan untuk belajar dari kesalahan masa lalu, serta menghargai perjuangan orang yang telah datang sebelum kita. Dengan demikian, kita bisa menggunakan pengetahuan ini untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik di masa depan.

8/24/2023

Pengertian Serta Contoh Visi dan Misi OSIS Tingkat SMP/MTS/SMA/SMK/MA

Gambar Pengertian Serta Contoh Visi dan Misi OSIS Tingkat SMP/MTS/SMA/SMK/MA

SEPUTAR IQ - OSIS artinya (Organisasi Siswa Intra Sekolah), tujuan organisasi berbasis sekolah ini adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan mempromosikan minat serta bakat siswa. 

Masing-masing Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS berkewajiban menyampaikan visi dan misi mereka.  Tentunya para calon tersebut harus mewujudkan visi dan misi itu dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan yang akan dijalankan. 

Kita tahu bahwa sebelum membuat visi dan misi, maka harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan visi dan misi tersebut. Singkatnya, visi didefinisikan sebagai mimpi atau cita-cita. Dengan visi, pemilih dapat melihat tujuan masa depan organisasi yang akan dipimpin. Sedangkan Misi, bisa dipahami sebagai proses atau tahapan yang pada akhirnya mengarah pada realisasi visi. 

Di bawah ini adalah contoh visi dan misi yang telah dirangkum. Kalian dapat menggunakannya sebagai referensi saat memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS nanti. Visi dan misi berikut hanyalah contoh untuk Anda dengan kreativitas dan tujuan masing-masing saat mencalonkan diri sebagai Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Baca juga: Informasi Berita dan Fakta Tentang Tes IQ

(1) Contoh Visi dan Misi OSIS

Visi :
  1. Menjadikan OSIS sebagai media pembelajaran yang mencerdaskan siswa.

  2. Menciptakan sistem demokrasi yang terbuka di lingkungan sekolah.
Misi :
  1. Menyelenggarakan pelatihan yang mendukung perluasan pengetahuan dan keterampilan setiap siswa.

  2. Munculnya sosial sebagai alat pembelajaran online untuk kemajuan siswa.

  3. Meningkatkan minat baca siswa dengan melakukan kegiatan Satu Bulan Satu Buku. 

  4. Melakukan kegiatan berbagi / sharing antara guru dan siswa untuk menjaring keinginan siswa.

(2) Contoh Visi dan Misi OSIS

Visi :
  1. Mewujudkan OSIS sebagai organisasi yang terpandang.

  2. Menumbuhkan siswa yang bertaqwa, berbudi luhur, dan berilmu
Misi :
  1. Membudayakan perilaku peduli dan santunan di kalangan siswa.

  2. Melakukan aktivitas tambahan yang mendorong kreativitas, keterampilan dan pengetahuan. 

(3) Contoh Visi dan Misi OSIS

Visi :
  1. Menjadikan OSIS SMP/MTS/SMA/SMK/MA (.................................) sebagai organisasi yang berlandaskan Pancasila, gulung, mandiri, dan cekatan.
Misi :
  1. Melahirkan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa.

  2. Meningkatkan kinerja siswa dalam berbagai bidang mata pelajaran umum dan ekstrakurikuler.

  3. Menyelenggarakan pelatihan dan kegiatan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Dari penjelasan di atas, jelas bahwa visi dan misi merupakan dua hal penting dalam memulai atau mengembangkan suatu organisasi, instansi, perusahaan atau bahkan lembaga pendidikan.

Dengan dua hal tersebut, maka tujuan pembangunan dapat tercapai dengan lebih mudah. Kehadiran visi dan misi mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting. Visi dan misi saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain.

Berdasarkan beberapa contoh visi dan misi di atas, semoga dapat menjadi referensi bagi kalian yang memerlukannya.

Fungsi Visi dan Misi?

  1. Fungsi visi dan misi adalah untuk meningkatkan motivasi kerja, dan menjadi acuan bagi perusahaan, meningkatkan retensi karyawan serta memastikan standar kerja.

Selain OSIS Visi dan Misi, Digunakan?

  1. Visi dan misi digunakan di perusahaan, instansi, organisasi bahkan lembaga pendidikan.

7/26/2023

Informasi Berita dan Fakta Tentang Tes IQ

SEPUTAR IQ - Intelligence Quotient (IQ) merupakan salah satu indikator untuk mengukur kecerdasan seseorang. Kecerdasan yang dimaksud, yaitu kecerdasan yang terbentuk dari proses belajar dan pengalaman hidup seseorang.

Pengertian IQ adalah?

Secara garis besar, IQ menggambarkan kemampuan seseorang untuk berpikir, mengingat, memahami, mengevaluasi, mengolah, memahami lingkungan, dan bertindak secara terarah. 

Biasanya, IQ memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan intelektual, logis, analitis, pemecahan masalah matematis, dan strategi. Selain itu, IQ juga berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi, merespon atau menanggapi hal-hal yang ada disekitarnya, serta kemampuan dalam mempelajari materi, seperti matematika.

Melalui sekolah, kecerdasan ini diasah dengan berpikir secara rasional. Misalnya ketika kita belajar tentang matematika, kita mengerti untuk memahami, menganalisis dan memecahkan masalah dari masalah tersebut.

(Baca juga: Malam Satu Suro Adalah Malam Apa, Kapan Dilaksanakannya Malam Satu Suro?)

Bagaimana konsep IQ?

Konsep IQ ditemukan dan pertama kali direncanakan oleh Francis Galton (sepupu dari Charles Darwin, Bapak Evolusi). Galton mengambil dasar teori Darwin tentang konsep mempertahankan hidup individu dalam suatu spesies.

Sederhananya, begitulah teori bagaimana setiap orang bertahan hidup, karena kelebihan sifat tertentu yang mereka miliki dan diturunkan dari orang tua mereka. Galton juga merancang tes yang mengukur kecerdasan manusia dari aspek kelincahan dan refleks otot. 

Baru pada awal abad ke-20, Alfred Binet, seorang psikolog dari Perancis, mengembangkan alat untuk mengukur kecerdasan manusia yang kini digunakan oleh banyak orang. Pada tahun 1983, penelitian tentang konsep tes kecerdasan manusia diakhiri oleh psikolog Harvard, Howard Gardner.

Dia menyatakan bahwa kecerdasan manusia bukanlah konsep tunggal atau umum. Menurutnya, kecerdasan adalah sekumpulan kemampuan tertentu dan berjumlah lebih dari satu. Ini adalah fungsi dari bagian otak yang terpisah, dan merupakan hasil dari evolusi jutaan tahun manusia.

Fakta tentang IQ?

Seiring dengan perkembangan zaman, manusia mulai menyadari pentingnya kecerdasan dan pengujian. Banyak psikolog yang mulai meneliti dan membuat berbagai hipotesis tentang kecerdasan. Perbedaan pendapat muncul dengan alat bukti masing-masing yang dianggap kuat oleh masing-masing pihak.

Ada yang penyelesaiannya bahwa kecerdasan adalah konsep tunggal yang disebut Faktor G (Kecerdasan Umum). Ada juga yang berpendapat bahwa kecerdasan pada dasarnya terbagi menjadi dua kemampuan perangkat, yaitu fluid (Gf) dan crystallized (Gc).

Jadi, sepanjang abad ke-20, banyak jenis tes kecerdasan yang akhirnya didasarkan pada pandangan ini. Faktor lain yang berkontribusi dan berperan besar dalam membentuk kecerdasan seseorang adalah faktor genetik.

Inilah teori yang dimaksud oleh Galton. Jadi, umumnya tingkat IQ seseorang tidak jauh berbeda dengan saat ia masih kecil hingga dewasa. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya hal lain yang mempengaruhi tingkat kecerdasan intelektual seseorang. Misalnya seperti lingkungan dan ilmu yang diperoleh selama proses akademik.

Jenis tes IQ?

Menurut Gardner, pada mulanya ada beberapa jenis kecerdasan manusia. Beberapa jenis IQ tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kecerdasan Linguistik (Verballinguistic)
  • Kecerdasan Matematis Atau Logis (Logis-Matematis)
  • Kecerdasan Spasial (Visual-Spasial)
  • Kecerdasan Kinetik Dan Fisonik (Kinestetik-Fisik)
  • Kecerdasan Musikal (Musikon-Ritonmal)
  • Kecerdasan Antara Manusia dan Manusia (Komunikasi-Antarpribadi)
  • Kecerdasan Komunikasi Bahasa atau Pikiran (Komunikasi-Intrapribadi)
  • Kecerdasan Alami (Naturalist)
Well, seiring waktu berjalan, aspek lain kecerdasan berikutnya adalah transendental. Kecerdasan itu termasuk sisi kerohanian (Spiritualitas). Meskipun jenis kecerdasan ini akhirnya mendapatkan popularitas, teori eksistensial ini banyak dikritik karena kurangnya bukti empiris.

Oleh karena itu, para ahli tidak membatasi diri untuk mendefinisikan apa itu kecerdasan, alat apa yang digunakan untuk mengukurnya, dan apa arti skor kecerdasan individu.

Di beberapa negara maju, banyak yang tidak lagi menggunakan istilah tes IQ. Sebaliknya, mereka menyebutnya tes khusus, seperti tes kemampuan akademik, tes kecerdasan verbal, Dll.

7/18/2023

Malam Satu Suro Adalah Malam Apa, Kapan Dilaksanakannya Malam Satu Suro?

Malam Satu Suro Adalah Malam Apa?

SEPUTAR IQ - Malam satu suro adalah tradisi Jawa yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Dirayakan oleh masyarakat Jawa dengan menggunakan berbagai macam acara adat.

Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, satu suro adalah awal bulan pertama tahun baru Jawa yang penanggalannya mengacu pada penanggalan Jawa. Malam satu suro adalah malam yang menandai awal bulan pertama dalam penanggalan Jawa.

Sementara itu, mengutip dari situs Kementerian Agama Republik Indonesia, masyarakat Jawa menyebut bulan Suro sebagai bulan keramat. Peringatan satu suro sendiri bertepatan dengan 1 Muharram yang tidak lain adalah Tahun Baru Islam.

(Baca juga: MPLS Adalah? Masa Pengenalan Sekolah)

Sejarah Malam Satu Suro?

1 Muharam ditetapkan sebagai awal Almanak Islam oleh Khalifah Umar Bin Khattab, seorang Khalifah Islam di era setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Sejarah malam satu suro sendiri dalam rangka memperkenalkan sistem penanggalan Hijriah di kalangan masyarakat Jawa disesuaikan pada masa pemerintahan kerajaan Demak yaitu, Sunan Giri II.

Kapan Ditetapkannya Malam Satu Suro?

Malam satu suro diperingati pada malam hari, setelah matahari terbenam pada hari sebelum tanggal satu suro. Dalam penanggalan Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam dari hari sebelumnya, bukan tengah malam seperti pergantian hari dalam penanggalan Masehi.

Apa itu Perayaan Satu Malam Suro?

Umumnya, prosesi ritual sekelompok warga atau biasa disebut kirab digelar pada malam satu suro. Perayaan ini digelar di beberapa daerah di Pulau Jawa. 

Seperti di kota Solo, perayaan satu malam suro biasanya dirayakan dengan adanya hewan khusus yaitu kebo bule. Kebo bule bukan sembarang kerbau, melainkan kebo bule bule (Kyai Slamet) yang dianggap keramat oleh masyarakat, dan merupakan pusaka penting milik keraton.

Berbeda dengan kota Solo, perayaan satu malam suro di Yogyakarta umumnya identik dengan penggunaan keris dan pusaka sebagai bagian dari prosesi atau kirab. Selain itu, terdapat pula kekayaan alam berupa gunungan tumpeng dan benda pusaka yang menjadi sajian khas untuk prosesi atau kirab.

Upacara malam satu suro menitikberatkan pada kedamaian dan keamanan batin. Umumnya pada malam satu suro, orang berusaha mendekatkan diri kepada ilahi yaitu Tuhan Yang Maha Esa dengan cara menjalankan kebaikan-kebaikan sepanjang bulan suro.

Pada bulan Suro, masyarakat Jawa percaya untuk terus bersikap eling (jangan lupa) dan waspada. Eling memiliki arti bahwa manusia harus selalu ingat siapa dirinya dan di mana kedudukannya sebagai ciptaan yang kuasa. Sedangkan waspada berarti manusia harus terjaga dan waspada terhadap godaan yang menyesatkan.

Inilah ulasan tentang sejarah dan  peringatan malam satu suro, yang masih dilestarikan hingga saat ini oleh warga  Jawa. Semoga informasi ini dapat membantu sahabat sekalian.

7/17/2023

MPLS Adalah? Masa Pengenalan Sekolah

MPLS Adalah? Masa Pengenalan Sekolah

SEPUTAR IQ - Istilah MPLS rupanya masih menjadi salah satu pertanyaan di kalangan siswa dan orang tua siswa. MPLS sendiri adalah singkatan (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), yang merupakan program penyambutan siswa baru dari sekolah yang dilaksanakan pada awal tahun pelajaran.

Tujuan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah, untuk mengenalkan siswa baru pada lingkungan, sarana, kegiatan, dan prasarana sekolah.

Singkatan MPLS merupakan pengganti istilah Masa Orientasi Mahasiswa (MOS). MPLS dilaksanakan mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Apa Itu MPLS?

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru diatur dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. 

Dalam Pasal 1 disebutkan bahwa pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama kali memasuki sekolah untuk memperkenalkan program, sarana dan prasarana sekolah, metode pembelajaran, menanamkan konsep pengetahuan diri, dan pengembangan sekolah sejak dini.

(Baca juga: Abarimon Atau Antipodes Dalam Mitologi Adalah Suku yang Memiliki Kaki Menghadap Kebelakang)

Tujuan MPLS?

  • Mengenali potensi siswa baru.
  • Membantu siswa baru menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, termasuk aspek keamanan, fasilitas umum, dan prasarana sekolah.
  • Menumbuhkan motivasi, semangat, dan metode pembelajaran yang efektif sebagai siswa baru.
  • Mengembangkan interaksi positif antara siswa dan warga sekolah lainnya.
  • Membina perilaku positif meliputi kejujuran, kemandirian, saling menghargai, menghargai perbedaan dan persatuan, disiplin, hidup bersih dan sehat untuk menciptakan siswa yang memiliki nilai-nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Kegiatan MPLS?

  • Memberikan bekal bagi siswa baru untuk lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan belajar dan kesiswaan.
  • Mengetahui dan memahami lingkungan sekolah sebagai lingkungan akademik dan memahami mekanisme yang berlaku di dalamnya.
  • Memperkenalkan dan menambah wawasan kepada siswa baru dalam menggunakan fasilitas akademik yang tersedia di sekolah secara maksimal.
  • Mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual siswa baru.
  • Menumbuhkan semangat solidaritas dan toleransi antar sivitas akademika, serta menjalin keakraban, saling menghargai dan menghormati kepentingan sesama Siswa.
  • Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab akademik terhadap pilihan disiplin ilmu.
  • Memperkuat sikap dan mental siswa baru.

Kegiatan Wajib dan Pilihan MPLS?

Dalam Pasal 2 Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 juga disebutkan bahwa pengenalan lingkungan sekolah meliputi kegiatan wajib dan kegiatan pilihan. 

Kegiatan wajib dan kegiatan pilihan disesuaikan dengan silabus pengenalan lingkungan sekolah. Sekolah dapat memilih satu atau lebih materi kegiatan pengenalan lingkungan yang dipilih atau melaksanakan kegiatan pilihan lain yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik lingkungan sekolah.

Meski disesuaikan dengan silabus masing-masing sekolah. Namun sekolah tetap harus memperhatikan hal-hal yang tercantum dalam Pasal 5 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016.

Aturan Dalam MPLS?

  • Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan hanyalah hak guru.
  • Dilarang melibatkan mahasiswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara.
  • Dilaksanakan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai.
  • Wajib menyelenggarakan kegiatan pendidikan.
  • Perpeloncoan atau tindakan kekerasan lainnya dilarang.
  • Harus memakai seragam dan atribut resmi dari sekolah
  • Dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan atau penggunaan atribut yang tidak relevan dengan kegiatan belajar siswa.
  • Dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi pengenalan lingkungan sekolah.
  • Dan dilarang memungut retribusi atau bentuk pungutan lainnya.

10/02/2022

Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia

Pancasila sebagai ideologi, sejarah perumusan pancasila, penetapan hari lahir pancasila, dan psikologi pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Ideologi Pancasila

Pancasila adalah pilar ideologi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari bahasa Sansekerta: "pañca" berarti lima dan "śīla" berarti prinsip atau prinsip. Pancasila adalah rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia.

Lima ideologi utama penyusunan Pancasila adalah lima sila Pancasila. Ideologi pokok tersebut tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.

Meskipun terjadi perubahan isi dan susunan lima sila Pancasila yang terjadi dalam beberapa tahapan selama perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni secara bersama-sama diperingati sebagai hari lahir Pancasila.

Hari Lahir Pancasila

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, 1 Juni merupakan salah satu hari penting dalam penanggalan Indonesia. Pasalnya, pada tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Terpilihnya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila mengacu pada momen persidangan Dokuritsu Junbi Cosakai (BPUPKI) dalam upaya merumuskan undang-undang dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Badan ini mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945. Dalam sidang tersebut, para anggota BPUPKI membahas dasar-dasar Indonesia merdeka.

Pada sidang kedua BPUPKI, Soekarno dalam sambutannya yang berjudul “Kelahiran Pancasila” berkesempatan menyampaikan gagasannya tentang konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945. Pidato ini awalnya disampaikan oleh Sukarno secara aklamasi tanpa gelar dan hanya mendapat gelar "Lahirnya Pancasila," oleh mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian direkam oleh BPUPKI.

Sejarah Perumusan Pancasila

Pancasila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan Lahirnya Pancasila. Soekarno mengemukakan gagasan dasar negaranya, yang ia beri nama "Pancasila." Ide-ide tersebut antara lain: nasionalisme atau nasionalisme Indonesia, kemanusiaan atau internasionalisme, konsensus atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan budaya.

Sebelum sidang pertama berakhir, dibentuk panitia kecil untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar negara berdasarkan pidato yang diucapkan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen tersebut sebagai teks untuk memproklamasikan Indonesia merdeka. Dari panitia kecil tersebut dipilih sembilan orang yang dikenal dengan nama Panitia Sembilan untuk melaksanakan tugas tersebut. Rencana mereka disetujui pada tanggal 22 Juni 1945, yang kemudian diberi nama Piagam Jakarta.


Setelah rumusan Pancasila secara resmi diterima sebagai dasar negara, beberapa dokumen penetapannya adalah:
  1. Formula Pertama: Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - 22 Juni 1945
  2. Rumus Kedua : Pembukaan UUD 1945 - 18 Agustus 1945
  3. Rumus Ketiga : Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Serikat - 27 Desember 1949
  4. Rumus Keempat: Pembukaan UUD Sementara - 15 Agustus 1950
  5. Rumus Kelima : Rumus Pertama menjiwai Rumusan Kedua dan merupakan rangkaian kesatuan dengan UUD (merujuk pada Dekrit Presiden 5 Juli 1959)


Psikologi Pancasila

Sikap dan perilaku Pancasila diharapkan dari setiap warga negara Indonesia. Psikologi sebagai ilmu psikologi dan perilaku berperan dalam menjelaskan dan memprediksi sikap dan perilaku tersebut melalui penelitian empiris. Sejumlah penelitian tentang psikologi Pancasila telah dilakukan di Indonesia. 

Kajian paling awal dari tes psikometrik validitas simultan Pancasila menghasilkan bukti bahwa pengukuran perilaku untuk sila pertama sampai kelima Pancasila sesuai dengan pengukuran (1) sikap terhadap Tuhan, (2) identifikasi dengan kemanusiaan, (3) patriotisme, (4) dukungan terhadap prinsip-prinsip demokrasi, dan (5) kemanusiaan.

Ukuran Pancasila juga sejalan dengan keutamaan budi pekerti berupa transendensi, kemanusiaan, keberanian, pengendalian diri, dan keadilan. Hasil kajian psikologi juga menunjukkan bahwa identitas keagamaan tidak berkurang tetapi memperkuat identitas Pancasila generasi muda Indonesia.

Asal Usul dan Sejarah Batik Sebagai Warisan Luhur Budaya Indonesia

Batik Indonesia ditetapkan UNESCO Sebagai Warisan Budaya Indonesia

Batik Sebagai Warisan Budaya

Batik sebagai warisan budaya Indonesia tidak bisa dipungkiri memiliki popularitas tersendiri di mata dunia. Karena popularitasnya, batik bahkan telah menjadi identitas bangsa Indonesia, sehingga tidak berlebihan jika akhirnya UNESCO mematenkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (2 Oktober 2009), yang kemudian menjadi cikal bakal Hari Batik Nasional.

Asal Usul Batik

Batik pada dasarnya adalah sebuah kain bergambar yang pembuatannya khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain tersebut, kemudian memperlakukannya dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

Nama batik sendiri diyakini memiliki banyak arti. Salah satunya adalah drip atau tetes. Hal ini dikemukakan oleh W. Kertscher dalam bukunya yang berjudul Industri Batik di Pulau Jawa. Selain itu, S. Koperberg dalam buku De Javansche Batik Industrie juga mengungkapkan bahwa bagi masyarakat Jawa, batik berasal dari kata kerja batik atau membuat titik. Artinya batik adalah kain atau pakaian tetapi proses pembuatan motif menggunakan canting dan lilin atau malam.

Sejarah Batik di Indonesia

Sejarah Batik di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan Kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di pulau Jawa. Dalam beberapa catatan, perkembangan batik banyak dilakukan pada masa Kesultanan Mataram, kemudian dilanjutkan pada masa Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Adanya kegiatan membatik tertua berasal dari Ponorogo yang masih disebut Wengker sebelum abad ke-7. Kerajaan di Jawa Tengah belajar membatik dari Ponorogo. Karena itu, batik Ponorogo agak mirip dengan batik yang beredar di Jawa Tengah, hanya saja batik yang diproduksi di Ponorogo umumnya berwarna hitam atau biasa disebut batik irengan karena dekat dengan unsur magis. Sehingga dikembangkan oleh kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah.

Keberadaan Batik Ponorogo hingga abad ke-20 menjadi surganya batik, karena produksi batik di Ponorogo melampaui industri batik di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang kemudian diambil oleh kolektor batik dari Surakrta dan Pekalongan, selain itu upah batik di Ponorogo adalah tertinggi di pulau jawa.

Seni batik di Indonesia sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya beserta raja-rajanya. Seni membatik umumnya tersebar luas di Indonesia dan khususnya di Jawa setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

(Baca juga: Serangkaian Peristiwa Kemerdekaan Indonesia dan Pembacaan Proklamasi)

Asal Usul Teknik Membatik

Teknik membatik sendiri telah dikenal lebih dari 1.000 tahun, kemungkinan dari Mesir kuno atau Sumeria. Teknik membatik tersebar luas di beberapa negara di Afrika Barat seperti Nigeria, Kamerun, dan Mali, serta di Asia, seperti India, Sri Lanka, Bangladesh, Iran, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Hingga awal abad ke-20, batik yang dihasilkan adalah batik tulis. Batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I berakhir atau sekitar tahun 1920.

2 Oktober Sebagai Hari Batik Nasional

Sejarah Teknik Membatik di Indonesia

Seni batik adalah seni menggambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu budaya keluarga kerajaan di Indonesia kuno. Pada awalnya kegiatan membatik hanya sebatas kraton, dan batik diproduksi untuk pakaian raja dan keluarga kerajaan serta pejabat tinggi. Karena banyak petinggi yang tinggal di luar keraton, maka seni membatik ini dibawa keluar oleh mereka dari keraton dan diproduksi di tempat masing-masing.

Seiring berjalannya waktu, seni batik ini banyak ditiru oleh masyarakat awam dan kemudian berkembang sehingga menjadi pekerjaan ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang. Bahan pewarna yang digunakan dalam membatik terdiri dari tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri, antara lain: pohon mengkudu, soga, nila. Bahan soda terbuat dari soda abu, sedangkan garamnya terbuat dari lumpur.

9/15/2022

KRI IRIAN Kapal Terbesar di Belahan Bumi Selatan

KRI Irian adalah sebuah kapal penjelajah kelas Sverdlov milik Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pada tahun 1960-an. Kapal ini merupakan versi pengembangan dari kapal penjelajah kelas Chapayev yang terakhir dibuat untuk Angkatan Laut Uni Soviet. 

Sebelumnya Uni Soviet tidak pernah menjual kapal dengan bobot seberat ini kepada negara lain kecuali kepada Indonesia. Pada 24 Januari 1963 kapal tersebut dinyatakan keluar dari kedinasan Angkatan Laut Uni Soviet.

KRI Irian sebelumnya bernama Ordzhonikidze 310 yang diambil dari Armada Baltik Angkatan Laut Uni Soviet, kemudian dibeli oleh pemerintah Indonesia tahun 1962. Saat itu KRI Irian adalah salah satu kapal terbesar di belahan bumi selatan. Kapal ini digunakan secara aktif untuk persiapan merebut Irian Barat dalam operasi Trikora.

Pada 11 Januari 1961, pemerintah Uni Soviet mulai mengeluarkan instruksi kepada Biro Desain Pusat 17 untuk memodifikasi Ordzhonikidze 310 supaya cocok beroperasi di daerah tropis. Modernisasi skala besar dilakukan untuk membuat kapal ini dapat dioperasikan pada suhu +40 °C, kelembapan 95%, dan temperatur air +30 °C.

Namun pihak Uni Soviet tidak sanggup untuk menanggung biaya proyek sebesar itu. Akhirnya modernisasi dialihkan untuk instalasi genset diesel yang lebih kuat guna menggerakkan ventilator tambahan.

Kapal ini tiba di Surabaya dan memulai uji coba lautnya pada tanggal 5 April 1962. Pada saat itu kru dari ALRI untuk kapal ini sudah terbentuk. ALRI yang belum pernah mempunyai armada sendiri sebelumnya, belajar untuk mengoperasikan kapal-kapal canggih dan mahal ini dengan cara trial and error (coba-coba).

Bulan November 1962, tercatat sebuah mesin diesel kapal selam rusak karena benturan hidraulis saat naik ke permukaan. Tidak hanya itu saja, sebuah destroyer rusak dan 3 dari 6 boiler KRI Irian pun rusak.

Suhu yang panas dan kelembapan tinggi berefek negatif terhadap armada ALRI, akibatnya banyak peralatan yang tidak bisa dioperasikan secara optimal. Di lain pihak, kehadiran kapal ini membuat Angkatan Laut Kerajaan Belanda secara drastis mengurangi kehadirannya di perairan Irian Barat.

Pada 1964 kapal penjelajah ini sudah benar-benar kehilangan efisiensi operasionalnya dan akhirnya dikirim ke Vladivostok untuk perbaikan. Bulan Maret 1964, KRI Irian sampai di Pabrik Dalzavod. Para pelaut dan teknisi Soviet terkejut melihat kondisi kapal dan banyaknya perbaikan kecil yang seharusnya sudah dilakukan oleh para awak kapal ternyata tidak dilakukan. Setelah perbaikan selesai pada bulan Agustus 1964 kapal kembali berlayar menuju Surabaya dengan dikawal oleh kapal perusak Angkatan Laut Uni Soviet.

Terdapat beberapa versi tentang riwayat KRI Irian:

  • Versi pertama menyebutkan bahwa tahun 1970, KRI Irian sudah sedemikian parah keadaannya hingga sedikit demi sedikit mulai dibanjiri air. Tidak ada orang yang peduli untuk menyelamatkan kapal penjelajah ini. Sehingga pada masa Laksamana Soedomo menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), maka KRI Irian dibesituakan (scrap) di Taiwan pada tahun 1972 dengan alasan kekurangan komponen suku cadang kronis.
  • Versi kedua, menurut Hendro Soebroto, kapal perang yang dibuat sebanyak empat belas buah ini (enambelas buah lainnya dibatalkan pembangunannya) dijual ke Jepang setelah persenjataannya dipreteli. "Padahal di Tanjung Priok masih terdapat dua gudang suku cadang. Tapi karena perawatan sebelumnya di tangani orang Rusia, selepas Gestapu, kita tidak punya teknisi lagi," kata Hendro.
  • Sedangkan versi ketiga menyebutkan bahwa ketika dibawa untuk dibesituakan, di tengah perjalanan KRI Irian dicegat oleh kapal Uni Soviet. Versi ketiga ini setelah membaca laporan dari berbagai majalah militer yang mengulas mengenai persenjataan Uni Soviet semasa Perang Dingin. Uni Soviet hanya menjual penjelajah ringan kelas Sverdlov kepada dua negara, yaitu Indonesia (1962) dan India (1989–discrap). Ada dugaan bahwa pihak yang paling tidak menginginkan apabila kelas Sverdlov jatuh ke tangan pihak Barat adalah Uni Soviet. Teori ketiga, ada kemungkinan Uni Soviet mencegat kapal tersebut dan kemudian mengambil alih dengan kesepakatan, bisa jadi dengan mengurangi sejumlah utang pembelian senjata yang belum dilunasi atau bisa jadi dengan melunaskannya. Dari ke-14 buah itu, hanya KRI Irian (Ordzhonikidze/Object 055) yang keberadaannya masih misterius.

8/30/2022

Histori Masa Kecilnya Bung Hatta, Sosok Negarawan dan Ekonom Indonesia

Dr. (H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902, wafat pada tanggal 14 Maret 1980 dan jenazahnya dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 23 Oktober 1986 melalui Keppres nomor 081/TK/1986. Namanya bersanding dengan Ir. Soekarno sebagai Dwi-Tunggal dan disematkan pada Bandar Udara Soekarno-Hatta. Di Belanda, namanya diabadikan sebagai nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder, Haarlem.

Bung Hatta adalah negarawan dan ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pertama. Ia bersama Ir. Soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945. Ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta I, Hatta II, dan RIS. Pada tahun 1956,  lalu ia mundur dari jabatan wakil presiden.

Hatta dikenal akan komitmennya pada demokrasi. Ia mengeluarkan Maklumat X yang menjadi tonggak awal demokrasi Indonesia. Di bidang ekonomi, pemikiran dan sumbangsihnya terhadap perkembangan koperasi membuat ia dijuluki sebagai Bapak Koperasi.

Mohammad Hatta lahir dari pasangan Muhammad Djamil dan Siti Saleha yang berasal dari Minangkabau. Ayahnya merupakan seorang keturunan ulama Naqsyabandiyah di Batuhampar, dekat Payakumbuh, Sumatra Barat dan ibunya berasal dari keluarga pedagang di Bukittinggi. Ia lahir dengan nama Muhammad Athar pada tanggal 12 Agustus 1902. Namanya, Athar berasal dari bahasa Arab, yang berarti "harum". Athar lahir sebagai anak kedua, setelah Rafiah yang lahir pada tahun 1900. 

Sejak kecil, ia telah dididik dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang taat melaksanakan ajaran agama Islam. Kakeknya dari pihak ayah, Abdurrahman Batuhampar dikenal sebagai ulama pendiri Surau Batuhampar, sedikit dari surau yang bertahan pasca-Perang Padri. Sementara itu, ibunya berasal dari keturunan pedagang. Bahkan beberapa orang mamaknya adalah pengusaha besar di Jakarta.

Pada saat ia masih berumur tujuh bulan ayahnya meninggal. Setelah kematian ayahnya, ibunya menikah dengan Agus Haji Ning, seorang pedagang dari Palembang. Haji Ning sering berhubungan dagang dengan Ilyas Bagindo Marah, kakeknya dari pihak ibu. Perkawinan Siti Saleha dengan Haji Ning melahirkan empat orang anak, yang semuanya adalah perempuan.

Mohammad Hatta pertama kali mengenyam pendidikan formal di sekolah swasta. Setelah enam bulan, ia pindah ke sekolah rakyat dan sekelas dengan Rafiah, kakaknya. Namun, pelajarannya berhenti pada pertengahan semester kelas tiga. Ia lalu pindah ke ELS di Padang yang dikenal kini dengan SMA Negeri 1 Padang, sampai tahun 1913 dan melanjutkan ke MULO sampai tahun 1917. Di luar pendidikan formal, ia pernah belajar agama kepada Muhammad Jamil Jambek, Abdullah Ahmad, dan beberapa ulama lainnya.

Selain keluarga, perdagangan memengaruhi perhatian Hatta terhadap perekonomian. Di Padang, ia mengenal pedagang-pedagang yang masuk anggota Serikat Oesaha dan aktif dalam Jong Sumatranen Bond sebagai bendahara. Kegiatannya ini tetap dilanjutkannya ketika ia bersekolah di Prins Hendrik School.

Kakeknya bermaksud akan ke Mekkah, dan pada kesempatan tersebut, ia dapat membawa Mohammad Hatta melanjutkan pelajaran di bidang agama, yakni ke Mesir (Al-Azhar). Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas surau di Batuhmpar yang memang sudah menurun sejak meninggalnya Abdurrahman. Namun, hal ini diprotes dan mengusulkan pamannya, Idris untuk menggantikannya.

History Perjalanan Sang Proklamator Ir. Soekarno Atau Bung Karno

Dr. (H.C.) Ir. H. Soekarno dengan nama lahir Koesno Sosrodihardjo, yang lebih akrab dengan sapaan Ir. Soekarno atau Bung Karno adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1967. Koesno Sosrodihardjo atau  Ir. Soekarno lahir  pada tanggal 6 Juni 1901 dan wafat pada tanggal 21 Juni 1970. Ir. Soekarno dilahirkan dari seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai.

Semasa kecilnya Ir. Soekarno tinggal bersama kakeknya yakni Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Hingga akhirnya Ir. Soekarno pindah ke Mojokerto, mengikuti orang tuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto inilah, ayahnya memasukkan Ir. Soekarno  ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hogere Burger School (HBS).

Setelah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS di Surabaya, Jawa Timur. Ir. Soekarno pun diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H.O.S. Tjokroaminoto. Di pondokan kediaman Tjokroaminoto inilah Ir. Sokarno tinggal. Hingga Ir. Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu, seperti Alimin, Musso, Darsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis.

Tamat dari HBS Surabaya pada bulan Juli 1921, bersama Djoko Asmo rekan satu angkatan di HBS, Soekarno melanjutkan pendidikannya ke Technische Hoogeschool te Bandoeng. Sekarang dikenal dengan Instut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil jurusan teknik sipil pada tahun 1921. Ir. Soekarno dinyatakan lulus ujian insinyur pada tanggal 25 Mei 1926, ia diwisuda bersama delapan belas insinyur lainnya.

Ketika di Bandung, Ir. Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo, dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Pada tahun 1926, Ir. Soekarno mendirikan Algemeene Studie Club (ASC) di Bandung yang merupakan hasil inspirasi dari Indonesische Studie Club oleh Dr. Soetomo. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Ir. Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada tanggal 29 Desember 1929 di Yogyakarta dan esoknya dipindahkan ke Bandung, untuk dijebloskan ke Penjara Banceuy. 

Pada tahun 1930 ia dipindahkan ke Sukamiskin dan di pengadilan Landraad Bandung 18 Desember 1930 ia membacakan pleidoinya yang fenomenal Indonesia Menggugat, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931. Pada bulan Juli 1932, Ir. Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Ir. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores.

Di sini, Ir. Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hasan. Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu, ia baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Ir. Soekarno adalah seorang tokoh pejuang yang berperan penting dalam memerdekakan republik Indonesia dari penjajahan Belanda. Ir.  Soekarno juga adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia, bersama dengan Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.  Ir. Soekarno pula orang pertama yang mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

8/28/2022

History Ritual Ma'nene di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tana Toraja di Sulawesi Selatan punya banyak budaya dan tradisi unik. Salah satunya adalah tradisi mayat berjalan. Tradisi mayat berjalan ini biasanya digelar dalam sebuah upacara adat yang disebut Ma'Nene, yang dilakukan oleh masyarakat Baruppu di pedalaman Toraja Utara.

Ritual Ma'nene merupakan sebuah ritual adat dalam budaya Suku Toraja. Ritual ini merupakan sebuah ritual di mana mayat yang berusia puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu dikeluarkan dari dalam liang kuburan untuk dibersihkan dan diganti baju dan kainnya. Ritual adat ini termasuk dalam upacara adat Rambu Solo (kematian).

Ma'nene diawali dengan datangnya para anggota keluarga ke Patane untuk mengambil jasad sanak saudara yang telah meninggal dunia. Patane adalah kuburan berbentuk rumah tempat menyimpan mayat.

Sebelum membuka peti dan mengangkat jenazah, Ne'tomina akan membacakan doa dalam Bahasa Toraja kuno serta memohon izin kepada leluhur agar masyarakat mendapat rahmat dan keberkahan setiap musim tanam hingga panen. Ne'tomina sendiri merupakan gelar adat yang diberikan kepada orang yang dituakan atau tetua, dapat juga berarti imam atau pendeta.

Kemudian jasad tersebut dibersihkan menggunakan kuas setelah dikeluarkan dari Patane dan pakaiannya diganti dengan kain atau pakaian baru. Setelah pakaian baru terpasang, jenazah tersebut dimasukkan kembali ke Patane. Rangkaian acara Ma'nene ditutup dengan berkumpulnya anggota keluarga di rumah adat Tongkonan untuk beribadah bersama.

Biasanya ritual Ma'nene dilakukan serempak satu keluarga atau bahkan satu desa, sehingga tradisi ini berlangsung cukup lama. Waktu pelaksanaan Ma'nene berdasarkan kesepakatan bersama keluarga dan Ne'tomina melalui Musyawarah Desa.

Tradisi ini digelar sekali dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun untuk mempererat silaturahmi sehingga keluarga yang berada di perantauan bisa menjenguk orang tua atau Nene To'dolo (nenek moyang).

8/16/2022

Serangkaian Peristiwa Kemerdekaan Indonesia dan Pembacaan Proklamasi

Pengumuman kemerdekaan pada suatu negara merupakan impian yang dimiliki oleh setiap negara terutama bagi negara dan bangsa yang sudah lama dijajah, seperti Indonesia.

Waktu Indonesia mengumumkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, maka seluruh masyarakat Indonesia sangat senang karena mereka sudah terlalu lama dijajah oleh beberapa negara seperti Belanda dan Jepang.

Bukan hanya senang, tetapi bangsa Indonesia juga mendapatkan semangat kemerdekaan yang tinggi yang dilandasi dengan rasa keberanian untuk mengambil keputusan dan membela kebenaran.

Dengan pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada dunia maka Indonesia telah dinyatakan sebagai negara baru yang memiliki kedudukan yang sama dengan negara-negara lain yang sudah melakukan Proklamasi Kemerdekaan. Bagi negara yang belum merdeka maka pengumuman Proklamasi Kemerdekaan pada dunia adalah suatu impian yang sangat didamba-dambakan.

Momentum kemerdekaan Indonesia itu tidak akan terjadi tanpa serangkaian peristiwa yang melatarbelakanginya. Peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi kemerdekaan dialami para tokoh kemerdekaan, mulai dari kekalahan Jepang pada sekutu, peristiwa Rengasdengklok, hingga perumusan teks proklamasi. 

Tunduknya Jepang pada Sekutu disebabkan Kota Hiroshima di Jepang luluh lantak akibat bom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945. Tiga hari setelah bom dijatuhkan di Kota Hiroshima, Amerika Serikat juga menjatuhkan bom di Kota Nagasaki, Jepang pada tanggal 9 Agustus 1945. Akibat dua peristiwa pengeboman tersebut, Jepang mengaku kalah dari Sekutu. Hal ini juga menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Mohammad Hatta di sebuah rumah hibah dari Faradj Martak di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat. Proklamasi tersebut menandai dimulainya perlawanan diplomatik dan bersenjata dari Revolusi Nasional Indonesia, yang berperang melawan pasukan Belanda dan warga sipil pro-Belanda, hingga Belanda secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949.

Pada tahun 2005, Belanda menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk menerima secara de facto tanggal 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia. Namun, pada tanggal 14 September 2011, pengadilan Belanda memutuskan dalam kasus pembantaian Rawagede bahwa Belanda bertanggung jawab karena memiliki tugas untuk mempertahankan penduduknya, yang juga mengindikasikan bahwa daerah tersebut adalah bagian dari Hindia Timur Belanda, bertentangan dengan klaim Indonesia atas 17 Agustus 1945 sebagai tanggal kemerdekaannya. Dalam sebuah wawancara tahun 2013, sejarawan Indonesia Sukotjo, meminta pemerintah Belanda untuk secara resmi mengakui tanggal kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui tanggal 27 Desember 1949 sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia.

Naskah Proklamasi ditandatangani oleh Sukarno (yang menuliskan namanya sebagai "Soekarno" menggunakan ortografi Belanda) dan Mohammad Hatta, yang kemudian ditunjuk sebagai presiden dan wakil presiden berturut-turut sehari setelah proklamasi dibacakan. Hari Kemerdekaan dijadikan sebagai hari libur nasional melalui keputusan pemerintah yang dikeluarkan pada 18 Juni 1946.

8/15/2022

Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang

SEPUTAR IQ - Perang 5 hari 5 malam merupakan peristiwa bersejarah perlawanan Tentara Republik Indonesia yang dikenal dengan singkatan (TRI) terhadap serangan pasukan tentara Belanda, yaitu NICA yang terjadi pada 1 s/d 5 Januari tahun 1947. Perlawanan heroik itu merupakan penolakan keras masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, atas kehadiran kembali Belanda di Kota Palembang.

Pada tahun 1947 untuk mengenang peristiwa itu, dibangunlah Tugu Peristiwa Bersejarah. Namun sayang, Tugu bersejarah itu terkesan hilang ditelan jaman lantaran banyak orang yang tidak mengetahui keberadaannya. Tugu Perang 5 Hari 5 malam yang berlokasi di Kawasan 16 Ilir atau lebih tepatnya sebelah Jembatan Ampera. Kini, terselip di antara Stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) Ampera. 

Budayawan Palembang, Kemas Ari Panji bahwa ketidaktahuan masyarakat dengan tugu tersebut diakibatkan kurangnya publikasi serta literasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. “Sebenarnya akibat kurangnya publikasi ataupun literasi dari masyarakat. Dengan teknologi ini, tidak mungkin masyarakat susah mendapatkan informasi itu,” kata Kemas ketika dibincangi pada acara peringatan Perang 5 Hari 5 Malam.

Baca juga: Histori Kerajaan Sriwijaya dan Sesosok Sang Penguasa Balaputradewa

Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam Palembang?

Bagi rakyat Palembang, pertempuran ini menjadi momentum perjuangan mereka untuk mempertahankan tanahnya agar tindakan penjajahan tidak terulang kembali pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia. Setelah meredanya perang dunia kedua, tentara sekutu melakukan ekspansi ke berbagai wilayah bekas jajahan tentara Jepang di Indonesia termasuk diantaranya adalah Palembang, yang berhasil dicapai pada tanggal 12 Oktober tahun 1945 di bawah komando Letnan Jenderal Carmichael bersama para tentara Belanda (NICA).

Pasukan sekutu ini juga melindungi kedatangan tentara Belanda yang semakin hari jumlah pasukan mereka bertambah banyak, terlebih ketika sekutu meninggalkan Palembang pada Maret tahun 1946, mereka menyerahkan kedudukannya di Kota Palembang kepada tentara Belanda.

Konflik awal terjadi ketika Belanda menginginkan agar Kota Palembang dapat dikosongkan segera, namun permintaan tersebut ditolak oleh seluruh rakyat Palembang sehingga berakhir dengan baku tembak pada 1 Januari tahun 1947 di Palembang Ilir, dan menyerang markas Barisan Pemberontak Republik Indonesia (BPRI) di Jalan Tengkuruk. Beberapa tokoh penting yang memimpin jalannya pertempuran dari pihak tentara dan pejuang Indonesia diantaranya adalah Kolonel Maludin Simbolon, Letnan Kolonel Bambang Utoyo, Mayor Rasyad Nawawi, dan Kapten Alamsyah.

Terjadinya Pertempuran 5 hari 5 Malam Palembang?

Suasana menjadi panas ketika sekutu secara tidak sah menggeledah rumah penduduk untuk mencari senjata. Akibatnya, meletuslah suatu insiden yaitu, Pertempuran 5 hari 5 malam di Palembang. Pertempuran tersebut merupakan perang tiga matra yang pertamakali kita alami begitu pula pihak Belanda, yang melibatkan kekuatan darat, laut dan udara. 

Belanda sangat berkepentingan untuk menguasai Palembang secara total karena ingin membuktikan kepada dunia bahwa mereka benar-benar menguasai Sumatera dan Jawa. Ditinjau dari aspek ekonomi, jika Kota Palembang dikuasai sepenuhnya maka berarti juga dapat menguasai tempat penyulingan minyak di Plaju dan Sei Gerong. Selain itu dapat pula perdagangan karet dan hasil bumi lainnya untuk tujuan ekspor.

Sedangkan jika ditinjau dari segi militer, sebenarnya Pasukan TRI dan pejuang yang dikonsentrasikan di Kota Palembang merupakan pasukan yang relatif mempunyai persenjataan yang terkuat, dibandingkan dengan pasukan-pasukan di luar kota lainnya.

Perlawanan Pasukan TRI, Pimpinan Mayor Dani Effendi?

Front Seberang Ilir Timur, meliputi kawasan mulai dari Tengkuruk sampai RS Charitas - Lorong Pagar Alam - jalan talang Betutu - 16 Ilir - Kepandean - Sungai Jeruju - Boom Baru - Kenten. Pertempuran pertama terjadi pada hari Rabu 1 Januari tahun 1947. Belanda melancarkan serangan dan tembakan yang terus menerus diarahkan ke lokasi pasukan yang ada di sekitar RS Charitas.

RS Charitas berada di tempat yang strategis karena berada di atas bukit sehingga menjadi basis pertahanan yang baik bagi Belanda. Basis strategi pertahan difront Seberang Ilir Timur terutama berlokasi di depan Masjid Agung, simpang tiga Candi Walang, Pasar Lingkis (sekarang Pasar Cinde), Lorong Candi Angsoko dan di Jalan Ophir (sekarang Lapangan Hatta). Dibawah pimpinan Mayor Dani Effendi, pasukan TRI melancarkan serangan ke RS Charitas dan daerah di Talang Betutu.

Tujuan serangan ini adalah untuk memblokir bantuan Belanda yang datang dari arah Lapangan Udara Talang Betutu menuju arah Palembang dan menghalangi hubungan antara pusat pertahanan Belanda di RS Charitas dengan Benteng Kuto Besak (BKB).

Perlawanan Pasukan TRI, Kapten Raden Mas?

Sedangkan front Seberang Ulu meliputi kawasan mulai dari 1 Ulu Kertapati sampai Bagus Kuning, selanjutnya meliputi kawasan Plaju - Kayu Agung - dan Sungai Gerong. Tembakan mortir dari pasukan Belanda yang berada di Bagus Kuning - Plaju dan Sungai Gerong terus ditujukan ke markas batalyon yang dipimpin Kapten Raden Mas.

Namun demikian kapal perang Belanda yang berada di Boom Baru, Plaju atau Sungai Gerong belum dapat bergerak leluasa, karena dihambat oleh pasukan ALRI di Boom Baru. Motorboat milik Belanda melaju dari arah Plaju menuju Boom Baru yang diduga membawa bahan persenjataan pasukan Belanda, maka pasukan TRI berusaha menyerang namun tidak berhasil.

Kompi I yang berkedudukan di Jalan Bakaran Plaju, dipimpin Lettu Abdullah di Jalan Kayu Agung dan Sungai Bakung diberi tugas untuk menghadapi Belanda. Begitu juga Kompi II yang dipimpin Letda Sumaji bertugas menghadapi Belanda di Bagus Kuning dan Sriguna, sedangkan Kompi III dibawah pimpinan Letda E. Anwar Lizano bertugas menghadapi Belanda di pinggir Sungai Musi yang letaknya sejajar dengan Boom Baru sampai Pasar 1 Ilir.

Gencatan Senjata Pasukan TRI Indonesia dan Belanda?

Menjelang hari kelima pertempuran, setelah kekurangan pasokan logistik dan amunisi,  kedua belah pihak mengadakan pertemuan antar pimpinan sipil dan militer mereka yang memutuskan untuk melakukan gencatan senjata.

Indonesia mengirim Dr. Adnan Kapau Gani sebagai utusan dari pemerintah pusat untuk melakukan perundingan dengan pihak Belanda. Hasil perundingan menyepakati bahwa dari pihak Indonesia, pasukan TRI dan pejuang lainnya akan mundur sejauh 20 km dari pusat kota dan hanya menyisakan ALRI, polisi dan pemerintahan sipil agar tetap berada di Kota Palembang.

Sementara dari pihak Belanda, batas pos-pos mereka hanya boleh didirikan sejauh 14 km dari pusat kota. Gencatan senjata tersebut mulai berlaku sejak tanggal 6 Januari 1947

Penempatan Iklan