Eksperimen Universe 25 Sebagai Negeri Utopia dan Surganya Bagi Para Tikus - SEPUTAR IQ
INFORMASI BERITA HARI INI PERISTIWA TERUPDATE

Eksperimen Universe 25 Sebagai Negeri Utopia dan Surganya Bagi Para Tikus

Gambar Eksperimen Universe 25 Sebagai Negeri Utopia dan Surganya Bagi Para Tikus

SEPUTAR IQ - Eksperimen merupakan langkah para ilmuan untuk membuktikan bahwa karya ilmiahnya itu cocok dan sesuai apa yang diinginkannya. Namun terkadang eksperimen juga berujung kegagalan.

Terus, bagaimana jika seandainya hal itu bisa dimiliki oleh semua orang di planet ini. Bagaimana jika seandainya manusia tidak perlu lagi khawatir pada makanan, tempat tinggal, pendidikan, atau pekerjaan, sebab semua yang kita perlukan untuk hidup yakni makanan sudah tersedia kapan saja.

Bagaimana seandainya jika tidak ada lagi para jones kesepian yang harus takut tidak bisa menikah. Sebab kenikmatan seks bisa dinikmati kapan saja, dengan siapapun, berapa kalipun, bebas. Ingin memiliki anak atau tidak memiliki anak, bebas. Bahkan, kamu tidak perlu lagi beribadah karena takut pada Tuhan. Karena pada dasarnya, kamu telah mencapai kebebasan yang sebenarnya. Terlepas dari namanya aturan.

Maka hirarki sosial seperti apa yang akan terbentuk, serta lingkungan seperti apakah yang akan tercipta, dan apakah menciptakan surga adalah benar-benar tujuan terbaik bagi manusia. Untuk memahami jawaban dari pertanyaan itu, para peneliti kemudian dengan sangat lancang menyentuh ranah 'Tuhan' ya itu dengan melakukan eksperimen penciptaan Surga. Sebuah eksperimen yang di kemudian hari dikenal dengan nama Eksperimen Universe 25.

Baca juga: Khalifah Fenomenal Salahuddin Al-Ayyubi Pahlawan Ratusan Pertempuran

Apa itu Eksperimen Universe 25?

Pada tahun 1954 hingga 1972, seorang pengamat perilaku hewan bernama John Calhoun mulai melakukan eksperimen dengan apa yang ia sebut sebagai negeri utopia. Sebuah eksperimen dimana ia membuat ‘Universe 25’ atau sebutan bagi dunia surga bagi para tikus.

Mereka semua berada dalam suatu kandang utopia, berisikan banyak gedung-gedung tinggi penuh makanan, lalu semuanya tidak ada yang kelaparan dan tidak ada yang kotor karena selalu dibersihkan.

Eksperimen Universe 25 sebuah surga bagi para tikus, yang berisikan banyak gedung-gedung tinggi penuh makanan. Lalu semuanya tidak ada yang kelaparan dan tidak ada yang kotor karena selalu dibersihkan. Untuk itu Calhoun pun mengamati tiap-tiap peristiwa yang terjadi setiap 60 hari. Populasinya pun kian bertambah dua kali lipat, yang dimulai dari 4 pejantan dan 4 betina hingga 2.200 populasi pada hari ke-560.

Setelah itu, populasinya semakin menurun dari hari ke hari. Hingga akhirnya mereka semua punah pada rasio yang tidak dapat dipulihkan. Pada awalnya empat pejantan dan empat betina tersebut hidup dengan bahagia. Hingga populasi menjadi padat, namun mereka semua mulai menyerang satu sama lain.

Kesimpulan dari Eksperimen Universe 25?

Kenapa hal itu bisa terjadi, Calhoun menarik kesimpulannya bahwa tikus-tikus mulai menjadi malas, setiap harinya hanya tidur dan makan. Hampir setiap hari, semua tikus berdiri di tengah menunggu dikasih makan dan mulai menyerang satu sama lainnya. Saat semuanya kacau, mereka yang punya “otoritas” hidupnya aman dan nyaman tidak terikat pada kekerasan. Otoritas yang dimaksud di sini adalah mereka membuat kastanisasi sendiri berdasarkan kekuasaan.

Calhoun juga menyebut, alasan tikus-tikus ini berubah dari yang hidup bahagia menjadi saling bunuh, berkaitan dengan kepadatan populasi. Calhoun menyebutnya The Behavioral Sink. Jika kelaparan tidak membunuh suatu populasi, mereka akan membunuh kaumnya satu sama lain. Hal ini berkaitan erat dengan over populasi dan kepadatan penduduk. Perilaku mereka berubah ketika populasi di suatu area terlalu banyak, tikus-tikus ini mulai agresif, yang semula surga menjadi neraka.

Eksperimen ini kemudian diunggah oleh akun @diversa.fakta di Instagram dan mendapat respons beragam dari warganet. "Itu menurut pemikiran manusia. Tapi Tuhan punya rencana lain supaya populasi tetap seimbang," ujar warganet

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
Tambahkan Komentar
Sembunyikan Komentar