Bharada E Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka - SEPUTAR IQ
HEADLINE HARI INI
Loading...

8/04/2022

Bharada E Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dalam kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Polri  nonaktif Irjen Ferdy Sambo, yang menghebohkan dunia maya, setelah melewati lika-liku panjang dalam khasus tewasnya Brigadir J alias Brigadir Yosua . Akhirnya Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka, yang diumumkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Ditetapkannya Bharada Elizer alias Bharada E menjadi tersangka bukan tanpa alasan, "Brigjen Andi Rian Djadjadi menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakulan gelar perkara. Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga," ucap Brigjen Andi. Seperti yang disampaikan, motif Bharada E dalam kasus penembakan bukan untuk membela diri dan dikenakan Pasal 338 KUHP Junto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.


Namun, ia tidak membeberkan lebih jauh apa saja barang bukti yang diamankan dari TKP. Brigjen Andi Rian Djadjadi hanya menyampaikan, sebanyak 42 orang saksi juga telah diperiksa dalam kasus ini, di antaranya, ahli unsur biologi, kimia dan forensik, metalurgi balistik forensik, IT Forensik, dan kedokteran forensik. Pihak keluarga Brigadir J juga turut dimintai keterangan oleh penyidik mengenai kasus baku tembak tersebut. 

Tidak hanya itu saja, Brigjen Andi Rian Djadjadi juga menuturkan pihaknya masih akan terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk digali keterangannya dalam kasus ini usai Bharada E ditetapkan sebagi tersangka. Salah satu yang akan diperiksa pada Kamis (4/8) hari ini, ialah Irjen Ferdy Sambo.

(Baca juga: Fakta Tentang Brigadir J)

"Sebagaimana rekan-rekan ketahui bahwa masih ada beberapa saksi lagi yang akan kita pemeriksa di beberapa hari ke depan," jelasnya.

Menanggapi berbagai spekulasi dan kejanggalan kasus Brigadir J, Pengamat politik Rocky Gerung ikut angkat bicara. Rocky Gerung menduga, Bharada E sengaja dikorbankan untuk pihak yang posisinya lebih tinggi. "Kita terpaksa mesti lihat partitur awalnya apa sih, sehingga kok terlihat semacam komposisi yang diubah-ubah. Arranger-nya siapa," kata Rocky Gerung.

Tidak hanyan itu saja, "akun Instagramnya Bharada E pun dibanjiri rasa Iba Netizen: Kasihan Kambing Hitam, Maju Kena Mundur Kena." ucap Netizen

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
Tambahkan Komentar
Sembunyikan Komentar